Perhatikan Kesehatan Anabul, Gatal-Gatal Bisa Jadi Tanda Gangguan Serius

Perhatikan Kesehatan Anabul, Gatal-Gatal Bisa Jadi Tanda Gangguan Serius

KASIH SAYANG untuk anabul tidak hanya berhenti pada bonding dan kebersamaan. Anabul juga harus diperhatikan kesehatannya.-Artem Malushenko-Pexels

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Memiliki binatang peliharaan memang menyenangkan. Selain memberi makan dan mengajak bermain, kesehatan anak bulu alias anabul (sebutan untuk hewan peliharaan berambut, seperti kucing dan anjing) juga perlu diperhatikan.

Aktivitas anabul sering membuat mereka terpapar kotoran atau bakteri dan virus. Gejala yang paling umum adalah anabul menjadi gatal-gatal. Itu memengaruhi perilaku keseharian mereka.

"Menggesekkan dan menggarukkan badan ke tembok dan lantai juga menandakan rasa gatal. Jadi, pemilik harus memperhatikan detail-detail kecil perilaku hewan peliharaan kita di rumah,” ujar Kurnia Desiandura, dokter hewan Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) WEKA, kepada Harian Disway Senin, 27 Juli 2026.

Jika dibiarkan saja tanpa ada penanganan lebih lanjut, aktivitas lainnya juga ikut terganggu. Misalnya gangguan kulit karena kutu

BACA JUGA:8 Manfaat Fisik dan Mental Memelihara Anjing

BACA JUGA:5 Cara Mencegah Radang Sendi bagi Anjing Berusia 5 Tahun ke Atas

Parasit kecil seperti kutu bisa meloncat dan bersembunyi di balik helai rambut. Jika rasa gatal tak tertahankan, anabul biasanya overgrooming atau menjilat secara berlebihan bagian tubuh tertentu.


ANJING peliharaan digendong pemiliknya. Bonding anabul dan pemiliknya tak boleh mengabaikan faktor kesehatan. -- Pixabay

Supaya bisa bertahan hidup, kutu harus menghisap darah seperti kebanyakan ektoparasit (parasit yang ada di permukaan tubuh) lainnya.

"Mungkin banyak yang menganggap sepele masalah kutu. Padahal, itu bisa bikin hewan terkena anemia," tegas Kurnia lebih lanjut.

Sebagai langkah pencegahan, pemilik bisa memberikan anabul obat kutu rutin. Takaran dan frekuensi pemberiannya beragam, antara 1-3 bulan sekali.

BACA JUGA:Di Tiongkok Lagi Booming Sekolah Elite Khusus Anjing, SPP-nya Bisa Tembus Rp27 Juta per Bulan

BACA JUGA:Kulit Kucing Menguning Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Kondisi Penyakit Serius!

Kurnia mengingatkan bahwa kini pengobatan injeksi ektoparasit sudah lama ditinggalkan karena khawatir merusak organ dalam. Apalagi, jika kondisi hewan peliharaan sudah tua. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: