Gubernur Khofifah Tegaskan Data BPS Penentu Arah Pembangunan Indonesia

Gubernur Khofifah Tegaskan Data BPS Penentu Arah Pembangunan Indonesia

Gubernur Khofifah bersama Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dan Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi menyerahkan penghargaan pemenang Indonesian Census Film Festival 2026-Humas Pemprov Jatim-

Karena itu, Khofifah mengapresiasi seluruh jajaran BPS yang terus bekerja menghadirkan data berkualitas di tengah tantangan pendataan yang semakin kompleks.

Khofifah juga mengapresiasi Kepala BPS Provinsi Jawa Timur Herum Fajarwati beserta seluruh jajaran yang bertugas di wilayah dengan karakteristik ekonomi dan administratif yang sangat beragam.

BACA JUGA:BPS Catat Inflasi Tahunan Juni 2026 Sebesar 3,34 Persen, Tetap Terkendali di Paruh Pertama Tahun

BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Dipertanyakan, Ekonom Soroti Ketimpangan Data BPS

Jawa Timur memiliki tantangan tersendiri. Ada 38 kabupaten/kota, jumlah terbanyak di Indonesia. 

Selain itu, banyak perusahaan besar beroperasi di Jawa Timur tetapi memiliki kantor pusat di Jakarta. Dampaknya, proses pendataannya memerlukan koordinasi yang lebih kompleks.

"Jawa Timur memiliki karakteristik yang berbeda. Banyak aktivitas ekonomi besar berlangsung di sini, tetapi holding perusahaan berada di Jakarta. Itu menjadi tantangan tersendiri dalam pendataan," ujarnyi.

Khofifah juga mengapresiasi keputusan BPS RI memilih Surabaya sebagai tuan rumah Rakornas Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, Kota Pahlawan memiliki nilai historis yang mampu membangkitkan semangat kebangsaan dan kolaborasi dalam menyukseskan agenda nasional.

BACA JUGA:BPS Jawa Timur Siap Laksanakan Sensus Ekonomi Door to Door mulai 15 Juni 2026

BACA JUGA:BPS: Separuh Penduduk IKN Didominasi Generasi Z dan Milenial

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan sinergi antara pemerintah daerah dan BPS menjadi faktor penting dalam menghasilkan data statistik yang berkualitas.

Saat ini, Indeks Kualitas Sensus (IKS) Jawa Timur telah mencapai 55,81 persen. Angka tersebut menempatkan provinsi Jawa Timur pada peringkat sembilan nasional.

"Manfaat Sensus Ekonomi sangat besar karena memberikan gambaran struktur ekonomi Indonesia sekaligus menjadi peta pembangunan ekonomi daerah dan nasional," ujarnyi.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah bersama Kepala BPS RI menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Indonesian Census Film Festival 2026. 

Penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: