Spanyol Pasang Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Ceuta Pascaserbuan Imigran

Spanyol Pasang Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Ceuta Pascaserbuan Imigran

Para migran mencoba berenang dari Maroko ke kota Ceuta di Spanyol, Afrika Utara, pada 30 Juli 2026. -Anadolu-Getty Images

Ia juga menyalahkan jaringan penyelundup manusia yang disebut menyebarkan informasi menyesatkan mengenai putusan Mahkamah Agung Spanyol terkait kebijakan pemulangan migran. 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Fernando Grande-Marlaska menegaskan pemerintah akan tetap menegakkan hukum. "Kami tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang melanggar hukum," ujarnya kepada wartawan. 

Lonjakan migran ke Ceuta memicu respons dari Uni Eropa. Sebanyak 22 negara anggota meminta digelarnya pertemuan darurat para menteri dalam negeri untuk menyusun langkah bersama mencegah penyeberangan ilegal lebih lanjut. 

BACA JUGA:Musim Panas Terpanas, Eropa Diguncang Kebakaran Dahsyat: Api Membentuk Awan, Angin Susah Dikendalikan

BACA JUGA:Gelombang Panas Perparah Kebakaran Besar di Spanyol-Prancis, Pemerintah Evakuasi 200 Ribu Orang

Komisi Eropa juga menjadwalkan pertemuan melalui konferensi video pada Selasa mendatang. 

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebut gambar-gambar dari Ceuta sebagai sesuatu yang "tidak dapat diterima". 

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni turut menyerukan perlindungan perbatasan luar Uni Eropa sebagai tanggung jawab bersama seluruh negara anggota. 

Ceuta bersama Melilla merupakan dua wilayah Spanyol di Afrika Utara yang menjadi satu-satunya perbatasan darat Uni Eropa dengan Benua Afrika. Kedua wilayah tersebut selama bertahun-tahun menjadi salah satu jalur utama migrasi menuju Eropa.(*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Polinema

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: