Motif Pembunuhan Bocah di Cilegon Terungkap di Sidang: Akibat Main Kripto
ILUSTRASI Motif Pembunuhan Bocah di Cilegon Terungkap di Sidang: Akibat Main Kripto.-Arya/AI-Harian Disway-
Motif pembunuhan bocah Muhammad Axle, 9, oleh Heru Anggara, 30, diungkap dalam sidang perdana di PN Serang, Rabu, 19 Agustus 2026. Motifnya, pelaku terlilit utang Rp822 juta akibat kalah kripto. Akhirnya pelaku merampok dan membunuh Axle.
INI bahayanya utang untuk kegiatan bersifat spekulatif. Terdakwa Heru terlilit utang segitu gegara kalah trading kripto. Yakni, kegiatan jual beli mata uang digital (Bitcoin atau Ethereum) di pasar 24 jam. Itu bukan judi, tapi sangat mirip judi.
Heru membunuh Axle saat merampok rumah mewah dua lantai milik ayah Axle, politikus PKS Maman Suherman. Pembunuhan terjadi 16 Desember 2025. Sidang di PN Serang itu mengungkap fakta baru, motif pembunuhan.
Dalam surat dakwaan jaksa, diungkapkan latar belakang perkara itu, demikian:
Jaksa Nasrudin mengungkapkan, terdakwa Heru tergila-gila investasi dalam trading kripto. Awalnya, pada 2023, ia bermodal Rp400 juta untuk bermain kripto. Dalam trading, ia selalu menang. Pada awal 2025 atau hampir dua tahun kemudian, modalnya melejit menjadi Rp4 miliar.
BACA JUGA:Pengakuan Tersangka Pembunuh Bocah Axle di Cilegon: Kemaluannya Ditendang
BACA JUGA:Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Anak 9 Tahun di Cilegon Berawal dari Niat Merampok
Heru sangat bersemangat bermain karena selalu menang. Ia sangat berani dalam memainkan jumlah uang.
Namun, peruntungannya tidak terus-menerus berkibar. Modal Rp4 miliar adalah puncak kejayaannya. Setelah itu, modalnya terus merosot. Ia kalah trading secara bertahap. Sampai, pada Agustus 2025, modalnya ludes.
Ternyata ia tidak berhenti bermain. Ia utang ke lembaga keuangan Rp700 juta untuk modal main kripto lagi. Seluruh uang utangan itu ludes juga.
Sampai di sini, Heru bimbang, antara berhenti main atau utang lagi. Ia kemudian memilih utang lagi ke koperasi Rp72 juta. Ia mainkan kripto lagi. Dan, ludes lagi.
Heru panas. Ia masih ingin main lagi, tapi modalnya habis. Juga, tertutup kemungkinan untuk utang lagi ke dua lembaga yang sama.
BACA JUGA:Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS di Cilegon Idap Kanker Stadium 3
BACA JUGA:Maling yang Kepergok di Cilegon Mengaku Pembunuh Axle: Aneh, tapi Nyata
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: