5 Bahaya Kencing Tikus bagi Kesehatan Keluarga, Waspada Leptospirosis!
5 Bahaya Kencing Tikus bagi Kesehatan Keluarga, Waspadai Leptospirosis!-Ralph-Pexels
HARIAN DISWAY - Genangan air dan tanah lembap di sekitar rumah. Itu bisa menyimpan bahaya yang tak terlihat.
Yakni bakteri leptospirosis dari air kencing tikus. Penyakit itu dapat menular ke manusia. Lewat kulit yang terluka maupun selaput lendir tubuh.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC, sekitar satu juta kasus leptospirosis terjadi di seluruh dunia setiap tahun.
Penyakit itu mencatat hampir 60 ribu kematian. Risiko penularannya meningkat di lingkungan padat penduduk. Terutama saat musim hujan atau banjir tiba.
BACA JUGA:Cegah Hantavirus Lewat Gerakan Massal Pilah Sampah dan Basmi Tikus
BACA JUGA:Waspada Hantavirus, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penularannya dari Tikus
Bakteri Leptospira yang menjadi penyebab penyakit itu hidup di air kencing tikus. Juga bisa bertahan lama di tanah basah maupun genangan air.
Anda sudah tahu, leptospirosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Umumnya ditularkan lewat urine tikus yang mencemari air atau tanah.
Bakteri itu bisa masuk ke tubuh manusia. Baik melalui mata, hidung, mulut, atau luka terbuka di kulit.
Penularan paling sering terjadi ketika seseorang bersentuhan langsung dengan air atau tanah yang telah terkontaminasi urine tikus.
BACA JUGA:Hantavirus Menular dari Tikus, Belum Ada Vaksin, dan Bisa Sebabkan Kematian
BACA JUGA:Cara Mengusir Tikus dari Plafon Rumah Menggunakan Aroma Alami, Tanpa Racun!
Misalnya saat banjir maupun aktivitas bersih-bersih rumah. Gejala biasanya muncul dalam rentang dua hingga 30 hari setelah paparan. Sehingga sering kali tidak disadari sebagai leptospirosis.
5 Bahaya Kencing Tikus bagi Kesehatan Keluarga

Waspada Leptospirosis, Ini 5 Bahaya Kencing Tikus bagi Keluarga di Rumah-Denitsa Kireva-Pexels
1. Demam Tinggi dan Gejala Mirip Flu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: diolah dari berbagai sumber