Bosch Tekankan Visibilitas Kendaraan untuk Keselamatan Berkendara

Bosch Tekankan Visibilitas Kendaraan untuk Keselamatan Berkendara

Melalui momentum 100 tahun teknologi wiper, Bosch memberikan wiper kepada ambulan -Bosch Mobility Aftermarket-

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan kemampuan pengemudi mengendalikan kendaraan. Kondisi kendaraan, termasuk kebersihan kaca depan dan kinerja wiper, turut menentukan kemampuan pengemudi membaca situasi jalan.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam diskusi memperingati 100 tahun teknologi wiper Bosch yang digelar di Jakarta, Kamis, 3 September 2026. Bosch Mobility Aftermarket mendorong pengemudi melakukan pemeriksaan wiper secara berkala untuk memastikan visibilitas tetap optimal, terutama ketika berkendara dalam kondisi hujan.

Kasubdit Uji Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan RI Heri Prabowo yang menyampaikan pandangan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengatakan, budaya keselamatan tidak berhenti ketika kendaraan dinyatakan laik jalan.

Keselamatan perlu dijaga sepanjang siklus hidup kendaraan, mulai dari desain, produksi, registrasi hingga masa operasional. Keselamatan jalan juga bertumpu pada kendaraan yang laik, pengemudi yang kompeten, serta infrastruktur dan ekosistem yang mendukung.

BACA JUGA:Satlantas Polrestabes Surabaya Raih Penilaian Terbaik Manajemen Lalu Lintas Ops Ketupat Semeru 2026


Diskusi memperingati 100 tahun teknologi wiper Bosch yang digelar di Jakarta, Kamis, 3 September 2026-Bosch Mobility Aftermarket--Bosch Mobility Aftermarket-

“Kegiatan seperti Bosch Safety Driving Campaign ini merupakan salah satu contoh konkret bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan industri dapat memperkuat edukasi keselamatan kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Pengamat otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengatakan visibilitas menjadi salah satu faktor yang kerap luput dari perhatian pengemudi. Sebagian besar keputusan saat berkendara bergantung pada informasi visual.

“Pengemudi mengambil keputusan berdasarkan apa yang mereka lihat. Karena itu, visibilitas yang baik menjadi bagian penting dalam membantu pengemudi membaca situasi dan mengambil keputusan lebih awal,” kata Yannes.

Menurut dia, hujan dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Kondisi kaca yang kotor, berembun, atau tidak tersapu secara optimal juga dapat mengurangi kontras pandangan sehingga objek di jalan lebih lambat terdeteksi.

BACA JUGA:Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jatim Naik, Jasa Raharja Kucurkan Santunan Rp 449 Miliar


Tahun 2026 menjadi penanda 100 tahun teknologi wiper Bosch-Bosch Mobility Aftermarket-

Managing Director Bosch Indonesia Pirmin Riegger mengatakan teknologi harus dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata pengguna. Bosch, kata dia, berupaya menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi keselamatan dan kenyamanan mobilitas.

“Bagi Bosch, teknologi bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru. Melalui prinsip Invented for Life, kami ingin memastikan bahwa inovasi memberikan manfaat nyata bagi kehidupan manusia,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: