Perbedaan Khasiat Daun Sirih Merah vs Hijau

Perbedaan Khasiat Daun Sirih Merah vs Hijau

Daun sirih dapat digunakan sebagai antiseptik alami yang membantu membersihkan luka ringan sekaligus mempercepat proses penyembuhan tanpa efek samping kimia. --Freepik

HARIAN DISWAY - Daun sirih menjadi salah satu tanaman herbal akrab sejak lama dengan masyarakat Indonesia.

Selain jenis sirih hijau yang umum dijumpai, sirih merah juga kerap dipakai sebagai obat tradisional. Mampu mengatasi berbagai keluhan kesehatan.

Kedua jenis sirih itu berasal dari keluarga tumbuhan yang sama. Yakni Piperaceae. Namun, memiliki nama ilmiah dan kandungan senyawa yang berbeda.

Daun sirih hijau dikenal dengan nama Piper betle L. Sementara sirih merah memiliki nama ilmiah Piper crocatum.

BACA JUGA:10 Penyakit yang Disembuhkan dengan Daun Sirih

BACA JUGA:7 Manfaat Tanaman Sirih Merah bagi Kesehatan, Terbukti Secara Ilmiah

Selain soal warna daun, perbedaan keduanya juga menyangkut kandungan senyawa aktif hingga tingkat khasiatnya untuk kesehatan. Berikut penjelasan lengkapnya, dirangkum dari sejumlah sumber kesehatan dan penelitian terakreditasi.

Perbedaan Fisik Sirih Merah dan Hijau


Dauh sirih bukan hanya bermanfaat untuk menyegarkan mulut tetapi juga dapat membantu meredakan berbagai masalah kesehatan seperti keputihan, luka ringan, batuk, hingga tekanan darah tinggi secara alami dan aman jika digunakan secara rutin. --Freepik

Secara sekilas, kedua jenis sirih ini memang tampak mirip. Perbedaan paling menonjol terletak pada warna daun dan batangnya.

Sirih hijau memiliki daun berbentuk hati yang licin dan mengilap. Dengan warna hijau segar serta permukaan halus.

Sebaliknya, sirih merah tampil lebih eksotis. Dengan warna kombinasi hijau tua, merah keunguan, hingga perak mengilap ketika terkena cahaya.

BACA JUGA:7 Manfaat Daun Kelor bagi Tubuh, Superfood yang Kaya Nutrisi

BACA JUGA:6 Manfaat Rebusan Air Daun Salam bagi Tubuh

Permukaan daunnya lebih kasar. Sedangkan bagian bawah daun sirih merah cenderung berwarna merah keunguan.

Dari segi ukuran, sirih merah umumnya lebih besar dan lebih tebal dibandingkan sirih hijau, yang bentuknya lebih kecil, lebih tipis, namun lebih umum dijumpai di pasaran.

Beda Kandungan Senyawa Aktif

Perbedaan fisik itu rupanya juga berkaitan dengan kandungan kimia di dalamnya. Komponen utama sirih hijau adalah minyak atsiri. Yang dikenal sebagai minyak sirih atau betle oil.

Sementara itu, sirih merah memiliki komposisi senyawa yang sedikit berbeda. Sirih merah mengandung piplartine, sejenis alkaloid yang bersifat antimikroba dan antioksidan. Serta flavonoid dan polifenol yang memberikan efek antiinflamasi dan perlindungan sel.

BACA JUGA:7 Manfaat Rebusan Daun Sirsak dan Daun Salam, Salah Satunya Mencegah Kanker!

BACA JUGA:Fakta! Daun Kitolod Tak Dapat Menyembuhkan Katarak dan Mata Minus

Kandungan flavonoid itulah yang kerap disebut sebagai pembeda utama antara keduanya. Daun sirih merah sebenarnya memiliki kandungan yang tidak jauh berbeda dibandingkan sirih hijau. Hanya saja sirih merah masih diperkaya dengan flavonoid.

Manfaat Sirih Hijau untuk Kesehatan


Daun sirih dikenal memiliki sifat astringent dan aromatik yang membantu memberikan sensasi segar dan bersih. -Julyana -Istock

Sirih hijau lebih dikenal luas sebagai bahan alami untuk kesehatan mulut. Air rebusan daun sirih hijau sering digunakan sebagai obat kumur alami.

Efektif membunuh bakteri penyebab bau mulut. Serta mempercepat penyembuhan sariawan dan radang gusi.

Selain itu, kandungan antioksidan dalam sirih hijau juga dipercaya membantu proses penyembuhan luka. Sifat antibakteri dan antiinflamasinya membuat sirih hijau kerap dipakai sebagai obat luar. Digunakan untuk mengatasi iritasi kulit ringan.

BACA JUGA:4 Manfaat Menginang, Praktik Kuno untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

BACA JUGA:Manfaat Tongue Scraping Setiap Pagi untuk Detoksifikasi Bakteri Mulut

Manfaat Sirih Merah untuk Kesehatan


Daun Sirih Merah, Image oleh Maya A. P dari Pixabay----

Sirih merah justru lebih banyak diteliti untuk manfaat yang lebih spesifik. Sejumlah penelitian menemukan bahwa sirih merah bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal.

Salah satunya sebagai penghambat bakteri perusak gigi. Seperti Aggregatibacter actinomycetemcomitans dan Porphyromonas gingivalis.

Dari sisi antiseptik, sirih merah bahkan disebut lebih unggul dibanding sirih hijau. Sebuah penelitian dalam Journal of Vocational Health Studies tahun 2022 mengungkap bahwa sirih merah memiliki daya antiseptik dua kali lipat dibandingkan sirih hijau.

Sirih merah juga sempat diteliti untuk potensinya menurunkan kadar gula darah. Penelitian dari Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara menemukan fakta menarik.

BACA JUGA:Bahaya! Infeksi Gigi Berlubang Bisa Menjalar ke Jantung dan Otak

BACA JUGA:7 Cara Alami Redakan Sakit Gigi Berdenyut

Bahwa air rebusan daun sirih merah dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih secara signifikan. Meski begitu, hasil tersebut masih berupa uji pada hewan. Sehingga belum tentu memberikan efek yang sama pada manusia.

Berdasarkan sejumlah penelitian, sirih merah cenderung unggul dari segi kandungan antioksidan dan antiseptik dibanding sirih hijau.

Namun, bukan berarti sirih hijau kalah manfaat, sebab keduanya memiliki keunggulan pada bidang yang berbeda.

Sebuah penelitian di Jurnal Kesehatan Andalas bahkan secara khusus membandingkan daya hambat ekstrak kedua jenis sirih terhadap bakteri Escherichia coli. Menunjukkan bahwa efektivitas keduanya bisa berbeda. Bergantung jenis bakteri yang dihadapi.

Perhatikan Efek Samping

Meski berasal dari bahan alami, sirih merah maupun hijau tetap berpotensi menimbulkan efek samping bila digunakan sembarangan.

BACA JUGA:Manfaat Madu, Aturan Minum, dan Pantangan untuk Kelompok Tertentu

BACA JUGA:7 Manfaat Daun Kelor bagi Tubuh, Superfood yang Kaya Nutrisi

Penggunaan yang tidak tepat atau berlebihan bisa memicu iritasi kulit, reaksi alergi seperti kemerahan dan gatal, hingga gangguan pencernaan seperti sakit perut dan diare.

Kelompok tertentu juga perlu lebih berhati-hati. Rebusan daun sirih merah tidak disarankan untuk ibu hamil, ibu menyusui, atau orang dengan riwayat dermatitis. Karena penelitian mengenai keamanannya pada kelompok tersebut masih terbatas.

Bijak Memilih Sesuai Kebutuhan

Baik sirih merah maupun hijau sama-sama punya manfaat. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Untuk perawatan mulut sehari-hari, sirih hijau bisa jadi pilihan yang lebih mudah didapat.

Sementara untuk kebutuhan yang lebih spesifik, seperti perawatan area kewanitaan atau kesehatan gigi, sirih merah kerap jadi andalan.

BACA JUGA:5 Manfaat Utama Buah Delima yang Bikin Tubuh Lebih Sehat dari Dalam

BACA JUGA:6 Manfaat Buah Delima, Mengurangi Peradangan Hingga Mencegah Penyakit Diabetes

Namun, penting diingat bahwa banyak klaim khasiat di atas masih berbasis penelitian awal atau uji pada hewan.

Sebelum menjadikannya pengobatan utama, tak ada salahnya konsultasi dulu ke dokter. Terutama jika punya kondisi kesehatan tertentu. (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: diolah dari berbagai sumber