Influenza A Menular karena Virus, Stop Konsumsi Antibiotik Sembarangan
dr Edwin Nugroho Njoto MIPH MHM SpPD mencontohkan etika batuk dan bersin dengan ditutupi siku bagian dalam apabila tidak membawa tisu-ITS-
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Kasus influenza A semakin banyak ditemukan di tengah masyarakat beberapa waktu terakhir. Bersamaan dengan itu, pembelian obat, khususnya antibiotik juga meningkat.
Fenomena itu menuai respons serius dr. Edwin Nugroho Njoto MIPH MHM Sp.PD. Dosen Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak asal membeli antibiotik.
Yang perlu diamati adalah gejalanya. Jika semakin parah, maka sebaiknya penderita memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat, sekaligus resep obat yang akurat.
"Di tempat praktik saya juga mulai terjadi peningkatkan kasus influenza," ungkap dokter yang berpraktik di Eagles Head Medical Centre dan Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya tersebut kepada Harian Disway Jumat, 2 Oktober 2026.
BACA JUGA:Waspada Influenza Tipe A, Kenali Gejala Dan Cara Pencegahannya
BACA JUGA:Influenza A H3N2 Subclade K di Jatim Terkendali, Khofifah Minta Warga Tetap Waspada
Menurut Edwin, masyarakat perlu memahami karakteristik penyakit serta penanganannya agar tidak keliru dalam mengonsumsi obat. Ia menjelaskan bahwa influenza A disebabkan oleh virus yang menyerang sistem pernapasan.
Virus influenza bukanlah jenis virus baru dan memiliki sifat mudah bermutasi serta menular. Kondisi cuaca juga dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemudahan penyebaran virus.
"Virus influenza ini memang dapat memicu wabah musiman dengan tingkat penularan yang luas," terangnya lebih lanjut.
Penularan influenza A terjadi melalui percikan air liur (droplet) dari saluran pernapasan ketika seseorang batuk atau bersin. Risiko penularan dapat meningkat pada orang dengan daya tahan tubuh rendah maupun mereka yang mengalami kelelahan akibat aktivitas padat.
BACA JUGA:Perlukah Vaksinasi Influenza?
BACA JUGA:Beda Gejala Influenza A, Flu Biasa, dan ISPA, Kapan Wajib Tes Usap?
Edwin mengatakan bahwa gejala influenza umumnya diawali dengan gangguan pada saluran pernapasan dan dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. Gejalanya umumnya berawal dari pilek, batuk, demam, dan nyeri saat menelan.
"Yang perlu diwaspadai adalah ketika terjadi penurunan nafsu makan hingga sesak napas," ujarnya mengingatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: