Candu Gim Intai Anak-Anak (2): Fitur Kontrol Masih Longgar

Candu Gim Intai Anak-Anak (2): Fitur Kontrol Masih Longgar

SEORANG IBU mengawasi buah hatinya yang bermain gim daring pada Minggu, 4 Oktober 2026. Sosok ibu diperagakan Nilam Mawardah.-Boy Slamet-Harian Disway

BACA JUGA:Tujuan Mulia PP Tunas Komdigi Jangan Sampai Menyingkirkan Anak dari Sisi Positif Ruang Digital

BACA JUGA:PP Tunas Berlaku, Dindik Jatim Terbitkan Aturan Pembatasan Gawai di SMA dan SMK

Langkah itu sebetulnya cukup bagus. Tapi, ternyata masih ada celahnya. Dua YouTuber gim, Angga Mzrbest dan Day Helder, membuat tutorialnya. Pengguna bebas memilih opsi verifikasi. Seperti analisis perilaku, estimasi usia wajah, atau verifikasi Nomor Induk Keluarga (NIK).

Kalau memilih analisis perilaku, anak masih bisa memakai fitur dewasa. Tanpa kontrol jam main atau menghubungkan akun orang tua. Anak memilih sendiri apakah ia mau diawasi.

Moonton belum menjelaskan kenapa opsi disediakan "Analisis Perilaku" itu. Belum jelas juga kapan Moonton Youth Care berlaku di seluruh server publik Indonesia. Hingga 2 Oktober 2026, Harian Disway masih bisa masuk ke aplikasinya. Main sampai level tiga. Di bagian profil, belum ada pemberitahuan Moonton Youth Care.

Free Fire, gim nomor dua terbanyak dimainkan, lebih belum lagi. Tak punya punya fitur kontrol seperti Mobile Legends dan Roblox. Rupanya, bagi sebagian pengembang, melindungi anak itu hal opsional. (*)

BACA JUGA:Respons MUI Tentang PP Tunas: Melindungi Anak adalah Bagian dari Maqashid Syari'ah

BACA JUGA:Ikuti Aturan PP Tunas, Roblox Siapkan Fitur Offline Khusus Anak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: