Anne Carson Raih Nobel Sastra 2026, Padukan Mitologi Yunani dan Sastra Modern
Anne Carson, sastrawan Kanada peraih Nobel Sastra 2026 berkat eksperimennya di sastra klasik dan karya modern.--Akademi Swedia
HARIAN DISWAY – "Nanti akan ada stiker di sampul depan buku saya." Begitulah penyair dan esais Kanada Anne Carson membayangkan salah satu perubahan kecil dalam hidupnya setelah meraih Nobel Sastra 2026.
Penyair Kanada itu sedang membersihkan lantai rumahnya di Reykjavík, Islandia, ketika kabar bahwa dirinya meraih Nobel Sastra 2026 datang melalui telepon.
"Gila. Menurut saya, mereka semua gila," kata Carson ketika diwawancarai penyiar Islandia, RUV, setelah pengumuman pemenang. Meski terkejut, dia mengaku bahagia menerima penghargaan tersebut.
Di balik reaksi spontan tersebut, perempuan 76 tahun itu mendapat pengakuan tertinggi di dunia sastra berkat karya-karyanya yang berani mendobrak batas genre.
BACA JUGA:Neutrino, si Partikel Hantu, Antar Fisikawan Belgia Francis Halzen Raih Nobel Fisika 2026
BACA JUGA:Nobelis Perdamaian Venezuela Machado Hadiahkan Medalinya ke Trump, Hargai Dukungan Unik AS
Akademi Swedia mengumumkan pemenang Nobel Sastra pada Kamis, 8 Oktober 2026. Penghargaan diberikan kepada Carson karena inovasinya menciptakan bentuk-bentuk baru dalam sastra kontemporer melalui dialog yang jenaka dengan tradisi klasik.
Meramu Sastra Klasik dan Modern
Carson dikenal sebagai penulis yang sulit ditempatkan dalam satu kategori. Karya-karyanya memadukan puisi, prosa, dialog, dan terjemahan.
Dia juga banyak mengolah kembali sastra Yunani kuno, menjadikan mitologi serta persoalan manusia dari masa lampau sebagai bahan untuk mengeksplorasi pengalaman modern.
Salah satu karya terkenalnya, Autobiography of Red (1998), merupakan novel dalam bentuk puisi yang mengolah kembali mitos Yunani tentang Geryon, sosok bersayap merah dalam kisah Herakles.
BACA JUGA:Nobel Fisika 2025: Tuhan Mungkin Bermain Dadu
BACA JUGA:Nobel Ekonomi 2025: Resonansi Gagasannya untuk RI
Melalui bentuk yang tidak lazim, Carson mengangkat pertanyaan tentang cinta, kehilangan, dan hubungan yang dapat berujung pada kehancuran.
Eksperimennya juga terlihat dalam Norma Jeane Baker of Troy, karya yang mempertemukan kisah Helen dari Troya dengan kehidupan Marilyn Monroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: