Kabinet Gemoy (Bantah) Boros

Kabinet Gemoy (Bantah) Boros

ILUSTRASI Kabinet Gemoy (Bantah) Boros.-GUSTI-HARIAN DISWAY-

Bukan hanya untuk pendukungnya yang berkeringat saat pilpres. Tetapi, juga yang berseberangan. Bahkan, kelompok yang pernah menjatuhkannya. 

Contoh paling riil, Prabowo merangkul para anggota DKP (Dewan Kehormatan Perwira). Padahal, dewan itulah yang  menyatakan ia bersalah dalam kasus penculikan mahasiswa 1998. Lantas, putusan DKP itulah yang menjadi rujukan Panglima Wiranto untuk memecat Prabowo dari militer.

Setelah berkuasa, Prabowo merangkul semua jenderal yang membuatnya kehilangan karier di TNI. Saat dipecat, Prabowo berpangkat letnan jenderal, sekaligus menghentikan keinginannya menjadi KSAD dan panglima TNI.

BACA JUGA:Kabinet pun Bakal Berkubu

BACA JUGA:Mesin Relawan di Kabinet

Ketua DKP Jenderal Subagyo H.S. yang baru-baru ini wafat diberi penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama. Penghargaan tertinggi di republik itu dikalungkan pada 2025.

Anggota DKP Agum Gumelar juga mendapat tempat. Prabowo mengangkat mantan gubernur Lemhannas itu menjadi anggota Wantimpres. Menantu Agum, Taufik Hidayat, menjabat wakil menteri pemuda dan olahraga.

Djamari Chaniago, anggota DKP lain, sempat menjadi menko polkam. Setelah keluar dari kabinet, Djamari diberi pos  wakil ketua Wantimpres. Namun, ia tak hadir saat pelantikan. 

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga mantan anggota DKP. Presiden ke-6 RI itu memang tak punya posisi formal saat ini. Tapi, Partai Demokrat merupakan bagian dari koalisi pemerintah. Dan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), anak sulung SBY, menjadi menteri koordinator.

BACA JUGA:Kabinet Politik

BACA JUGA:Reshuffle Kabinet, Pertaruhan Prabowo Menguji Ekspektasi Pasar?

Wiranto, mantan panglima ABRI, juga diakomodasi Prabowo. Padahal, jenderal itulah yang memberhentikannya. Diberi jabatan penasihat khusus presiden bidang politik dan keamanan.

Sekarang giliran Wiranto yang memberikan hormat ke Prabowo. Jenderal Luhut Binsar Panjaitan juga mantan atasan  Prabowo saat di Kopassus. Luhut mendapat jabatan ketua Dewan Ekonomi Nasional. ”Pak Luhut ini mantan komandan saya. Tapi, sekarang saya atasannya,” ujar Prabowo dalam suatu kesempatan.

Kelompok ”luar pagar” seperti Rocky Gerung, Syahganda Nainggolan, dan Jumhur Hidayat kini semua dalam dekapan Prabowo. Padahal, trio itu ”musuh utama” rezim Jokowi. 

Kalau partai politik, Prabowo ingin merangkul semuanya. PDIP, Nasdem, dan PKS yang kini berada di luar pagar juga ditawari. Hanya, mereka memilih tak ada di kabinet. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: