AI sebagai Daya Perang

Sabtu 23-05-2026,11:26 WIB
Reporter : Efatha Filomeno Borromeu Duarte*
Editor : Yusuf Ridho

Di sinilah Pentagon masuk arena. Bukan untuk borong chip. Tapi, jadi tengkulak magnet.

Pentagon Jadi Pedagang Magnet

Ini bagian yang paling jenaka.

MP Materials, perusahaan penambang tanah jarang di California, tiba-tiba disuntik Pentagon 400 juta dolar AS. Bentuknya ekuitas preferen.

Harga NdPr (neodymium-praseodymium) dijamin 110 dolar per kilogram. Sepuluh tahun!

Offtake sepuluh tahun penuh!

Perusahaan lain, Lynas, juga dapat jaminan harga yang sama.

Lalu, bagaimana kalau harganya anjlok karena didumping Tiongkok? Sudah tidak relevan.

Ini sovereign underwriting. Negara yang pasang badan.

Bayangkan: Departemen Pertahanan Amerika Serikat turun gunung jualan jaminan harga magnet.

Lapis Keempat: Asuransi

Tumpukan barang mahal ini menciptakan hal baru: konsentrasi nilai yang butuh diasuransikan.

Swiss Re menghitung premi asuransi untuk pusat data bakal meroket. Dari 10,6 miliar dolar AS lompat jadi 24,2 miliar dolar di tahun 2030.

Satu lokasi pusat data kini isinya mesin-mesin canggih seharga lebih dari 20 miliar dolar AS. Gunung uang. Sekaligus gunung risiko.

Lapis Kelima: AI Jadi Senjata

Puncaknya kemarin. 20 Mei 2026.

Kategori :