Homer Jadi Guru Penting bagi Siswa di Era Postmodern

Rabu 07-10-2026,09:00 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

BACA JUGA:Film The Odyssey Dikritik, Gagal Tampilkan Kompleksitas Karakter Perempuan Karya Homer

Para pemikir setelahnya mengambil sebagian gagasan yang mereka anggap penting. Sementara Homer mempertahankan gambaran kehidupan secara lebih utuh.

Hal itu justru memiliki hubungan dengan kondisi manusia modern. Generasi masa kini hidup dalam dunia yang mempertemukan berbagai keyakinan, agama, pandangan, dan cerita tentang sejarah.

Charles Taylor menyebut kondisi tersebut membuat manusia menyadari. Bahwa ada banyak cara untuk memahami kehidupan. 

Orang-orang yang sama-sama rasional dan memiliki niat baik dapat memiliki pandangan yang berbeda.

BACA JUGA:Guillermo del Toro Ungkap Perannya Menginspirasi Cyclops di Film The Odyssey

BACA JUGA:The Odyssey Buktikan Casting Inklusif Tetap Diterima Penonton

Situasi itu dapat membuat seseorang memilih untuk semakin kuat mempertahankan satu pola sejarah. Hingga berubah menjadi ideologi. 

Namun, ada pilihan lain. Yakni menjaga jarak dari berbagai pola sejarah. Lalu mencari dasar keyakinan di tempat lain.

Dalam pandangan Kristen yang dikutip penulis melalui Christopher Dawson, makna sejarah tidak semata-mata terlihat dari peristiwa politik di dunia luar. Makna tersebut juga muncul melalui perubahan spiritual dalam diri manusia.

Pola sejarah salah satunya terbentuk dari keputusan pribadi setiap manusia. Termasuk keputusan untuk mendekat kepada Tuhan atau menjauh dari-Nya.

BACA JUGA:Joyce Carol Oates Bela Film The Odyssey, Kritik Pedas Ulasan Emily Wilson

BACA JUGA:Matt Damon Dipuji Tampil Fenomenal dalam The Odyssey, Disebut Sejajar dengan Legenda Hollywood

T.S. Eliot merangkum gagasan tersebut melalui kalimat dalam Four Quartets: “Sejarah adalah pola dari momen-momen yang tak lekang oleh waktu.”


Dalam puisi Homer, penyihir berbahaya Circe menyembunyikan kekuatan magisnya.-Alamy-BBC

Homer dianggap mampu menggambarkan momen-momen tersebut dengan sangat kuat. Ia menunjukkan manusia ketika menghadapi kegembiraan, pencapaian, cinta, penderitaan, kehidupan, dan kematian.

Kategori :