Profil Khabib Nurmagomedov, Legenda Hidup MMA yang Pensiun 3 Tahun Lalu

Profil Khabib Nurmagomedov, Legenda Hidup MMA yang Pensiun 3 Tahun Lalu

Khabib mempertahankan gelar juara UFC dengan mengalahkan Conor McGregor di UFC 229.-UFC-

HARIAN DISWAY - Khabib "The Eagle" Nurmagomedov, menjadi legenda hidup UFC. Petarung asal Dagestan, Russia itu telah mengukir namanya sebagai salah satu atlet terbesar dalam olahraga Mixed Martial Arts (MMA). 

Dengan kemenangan yang luar biasa dan sikapnya yang rendah hati di dalam dan di luar oktagon, Khabib telah menjadi inspirasi bagi jutaan penggemar di seluruh dunia.

Khabib lahir pada 20 September 1988 di Dagestan, Rusia. Ia tumbuh dalam keluarga yang berlatar belakang pertarungan bebas. Ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov, adalah seorang pelatih terkenal yang memperkenalkan Khabib pada seni bela diri sejak usia dini. 

Di bawah bimbingan ayahnya, Khabib mulai mengasah keterampilan tarungnya dan mengembangkan reputasi yang tak terbantahkan di tingkat lokal. Pengalaman bertarungnya juga ditempa di kompetisi dunia Combat Sambo. Ia menjadi juara dunia di ajang itu pada 2009.

BACA JUGA:Kasus Rasisme Vincius Jr: Valencia Kena Hukuman Pengosongan Tribun, Tiga Orang Dipenjara

BACA JUGA:Fortnite Kembali Gandeng Spider-Man: Across Spider-Verse

Ketika Khabib memasuki dunia MMA profesional pada tahun 2008, keahliannya semakin terpancar. Dengan gabungan teknik grappling yang kuat, penguasaan gulat, dan kekuatan yang luar biasa, ia memenangkan pertandingan demi pertandingan dan membangun rekor yang tak terkalahkan. Ia memasuki UFC pada  2012 dan menunjukkan dominasinya dengan memenangkan setiap pertarungan yang dihadapinya.


Khabib Nurmagomedov memanggul sepupunya usai kemenangan di UFC 280.-TeamKhabib-

Namun, kejayaan Khabib tidak hanya dipengaruhi oleh prestasinya di atas ring. Ia dikenal dengan sikapnya yang santun dan rendah hati, serta dedikasinya pada keluarga dan agamanya. 

Sebagai seorang Muslim taat, Khabib sering terlihat berdoa di tengah-tengah ring sebelum dan setelah pertarungan. Ia juga menggunakan platform media sosialnya untuk menyebarkan pesan damai, toleransi, dan persatuan.

Sabuk UFC pertamanya diraih pada 7 April  2018 pada UFC 223. Khabib mempertahankan gelar pertamanya untuk gelar UFC kelas ringan melawan Conor McGregor di UFC 229 pada 6 Oktober di Las Vegas. Inilah salah satu pertandingan berbayar yang paling banyak ditonton dalam sejarah UFC: 2,4 juta penayangan.

Ia membuat keputusan mengejutkan usah mengalahkan Justin Gaethje dalam pertarungan utama UFC 254, Oktober 2020. Dalam pertarungan tersebut, Khabib menunjukkan keahliannya yang tak tertandingi dengan berhasil mengunci Gaethje dalam kuncian lengan dan memaksa lawannya pingsan. Namun, momen yang mengharukan terjadi setelah pertarungan, ketika Khabib mengumumkan bahwa itu akan menjadi pertandingan terakhirnya.

Keputusan Khabib untuk pensiun dari MMA mengguncang dunia olahraga. Meskipun masih berada di puncak karirnya dan dengan rekor sempurna 29-0, Khabib memilih untuk menghormati janji kepada ibunya sebelum meninggal dunia pada tahun yang sama. Sang ibu selalu menginginkan Khabib untuk tidak melanjutkan karier pertarungannya tanpa kehadiran sang ayah.

Setelah pensiun, Khabib tetap fokus pada pengembangan generasi muda di Dagestan dan memperluas jangkauan proyek amalnya. Umar Nurmagomedov dan Islam Makhacev menjadi salah satu petarung yang ia dampingi. Dua superstar UFC itu bahkan selalu sulit menemukan lawan. Mereka menghindari pertandingan dengan petarung Dagestan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: