Jadi Kapten Utama Persebaya, Instagram Ze Valente Banjir Kritikan

Jadi Kapten Utama Persebaya, Instagram Ze Valente Banjir Kritikan

Ze Valente yang mendapat kepercayaan sebagai kapten Persebaya.-Harian Disway-

SURABAYA, HARIAN DISWAY Ze Valente didapuk Coach Aji jadi kapten utama Persebaya musim ini. Di dua pekan awal, permainan Ze menuai banyak kritikan dari Bonek.

 

Sejak pekan pertama, Ze terlihat sudah mengenakan ban kapten Persebaya. Menggeser Alwi Slamat. Playmaker asal Portugal itu pun lebih disorot Bonek. Puncaknya pada laga kontra Barito Putera. Instagram Ze Banjir paido Bonek.

 

“Jangan terlalu sering delay bola… ini kerja sama tim bukan individual,sembur akun @amiriltama, salah satu Bonek, di Instagram Ze Valente.

 

BACA JUGA : Full Time Persebaya vs Barito Putera Berakhir 1-1

BACA JUGA : Senjata Baru Persebaya saat Menjamu Barito Putera

 

Jare arek Bangil Ojok kakean giring ae ????,timpal akun @andifitrianto33. Akun itu menyindir Ze yang disebutnya kerap menggiring bola.

 

“Dadi leader seng temen Zee. Ojk karepmu dewe terus, kata akun @wong_jeruh27 yang ingin agar Ze jadi pemimpin tim yang tidak semaunya sendiri

 


Tangkapan layar Instagram tentang beberapa komen Bonek.-Harian Disway-

 

Ze bergabung dengan Green Force pada pertengahan musim lalu. Permainannya langsung nyetel dengan Alwi, dkk. Asis dan umpan kunci sering ia buat kala tim sedang buntu membongkar pertahanan lawan.

 

Jika dilihat dari tiap pertandingan, tipikal permainan Ze memang seperti itu. Membawa bola untuk menarik lawan lalu memberikan umpan kunci. Rasanya, itulah alasan Coach Aji berani memperpanjang kontraknya sekaligus menghadiahinya ban kapten musim ini.

 

Kritikan tersebut membuat Ze tak mau ambil pusing. Ia lebih memilih fokus untuk pertandingan selanjutnya.

 

“Bangga menjadi kapten di tim ini. Perjuangan yang bagus teman-teman, mari kita fokus ke pertandingan selanjutnya.” tulis Ze bersamaan dengan unggahan di Instagram seusai laga kontra Barito.

 

Mengingat tujuan Persebaya musim ini adalah juara, Ze membuat keputusan yang bijaksana dengan tidak terlalu menggubris paido Bonek. Ia memilih fokus menatap pertandingan selanjutnya, bertandang ke markas PSIS Semarang untuk mencuri poin. Tetapi, kritik Bonek itu juga bentuk ’’kewajaran’’. Sebagai rasa kepedulian pada tim kecintaannya. (Fransisco)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: