Manfaat Pembangunan Kawasan JIIPE dan Smelter

Manfaat Pembangunan Kawasan JIIPE dan Smelter

PENULIS bersama para undangan berada di Kawasan Industri Gresik, Jawa Timur. Pembangunan kawasan JIIPE dan smelter di Gresik sangat bermanfaat karena bisa menyerap tenaga kerja lokal.-Bagong Suyanto untuk HARIAN DISWAY-

RABU-KAMIS, 8-9 November 2023, saya berkesempatan berkunjung ke Java Integrated and Industrial Port Estate (JIIPE). Saya mendapatkan undangan khusus dari PT Freeport Indonesia untuk melihat perkembangan dan kemajuan pembangunan smelter di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur. 

Ada sebelas orang yang diundang. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi profesi di Jakarta dan Surabaya.

Smelter di kawasan JIIPE, Gresik, itu adalah smelter single line desain terbesar di dunia yang diproyeksikan akan menghasilkan tembaga yang menjadi salah satu bahan utama ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle ecosystem) di samping nikel, aluminium, kobalt, dan litium.

BACA JUGA:Wapres Kunjungi JIIPE, Smelter Freeport Bisa Beroperasi Lebih Cepat

PT Freeport Indonesia (FI) sebagai salah satu investor yang menanamkan investasinya di kawasan JIIPE dilaporkan mengembangkan nilai proyek sekitar Rp 45,06 triliun. Itu adalah nilai investasi yang tergolong sangat besar. 


BAGONG Suyanto berada di JIIPE Gresik.-Bagong Suyanto untuk HARIAN DISWAY-

Menurut catatan, hingga akhir September 2023, proporsi kemajuan pembangunan proyek telah mencapai 79 persen dengan nilai investasi Rp 40,5 triliun. Jumlah tenaga kerja yang terserap diharapkan sebesar 98 persen berasal dari Indonesia, 50 persennya dari Provinsi Jawa Timur.

Di akhir tahun 2024, diperkirakan pembangunan proyek smelter akan selesai dan ramping-up untuk mencapai kapasitas operasi penuh. Ketika beroperasi penuh, kapasitas PT FI adalah 1,7 jutga ton (dmt). 

BACA JUGA:Dukung Smelter, Jokowi Ingin Kredit Dipermudah

PT FI menurut rencana menghasilkan 600 ribu ton katoda tembaga per tahun, 6 ribu ton emas dan perak murni batangan setahun, 1,5 juta ton asam sulfat setahun, 1,3 juta ton terak tembaga setahun, dan 150 ribu gipsum setahun.

Dengan membangun smelter di JIIPE, komitmen PT FI adalah mendukung agenda percepatan pengembangan industri hilir dan transformasi ekonomi nasional. Dengan tersedianya kawasan JIIPE, diharapkan efeknya tidak hanya mendorong terciptanya nilai tambah produk, tetapi juga peningkatan nilai investasi dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja. 

Hingga saat ini, tercatat sudah 23.913 orang yang terserap di kawasan JIIPE. Diharapkan jumlahnya terus bertambah seiring dengan perkembangan dan kemajuan pembangunan smelter dan berbagai investasi lain di kawasan JIIPE.

 

JIIPE dan Freeport

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: