Ketar-Ketir Bakal Bangkrut karena Serangan Houthi, Komandan Pentagon AS Datangi Bahrain untuk Hentikan Serangan

Ketar-Ketir Bakal Bangkrut karena Serangan Houthi, Komandan Pentagon AS Datangi Bahrain untuk Hentikan Serangan

Komandan Pentagon AS Lloyd Austin menuju ke Bahrain untuk mendiskusikan rencana melawan teror pasukan Houthi Yaman di Laut Merah pada 17 Desember 2023 -US Defense Department-

HARIAN DISWAY - Komandan Pentagon AS Lloyd Austin melawat ke Bahrain untuk mendiskusikan rencana melawan teror pasukan Houthi Yaman di Laut Merah pada 17 Desember 2023. 

Pembajakan seluruh kapal di laut Merah yang dilakukan oleh pasukan Houthi Yaman sebagai pembelaan terhadap warga Palestina, telah mengubah rute maritim internasional sepenuhnya hingga membuat banyak negara yang berafiliasi dengan Israel terancam bangkrut

“AS akan membentuk satgas militer bersama Bahrain untuk menanggapi teror Houthi di Laut Merah. Agresi mereka (Houthi, Red) terhadap Israel, telah mengancam pelayaran dan perekonomian global,” ujarnya. 

Austin menyebut hal ini merupakan masalah internasional yang perlu diatasi. Menurutnya, Negara-negara yang berafiliasi dengan Israel tidak seharusnya menderita kerugian karena dampak konflik peperangan di Gaza dan Israel.

Sementara, Komandan Pasukan Houthi Yahya Saree bersikeras memberi ancaman tegas, kapal apapun yang bekerjasama dengan Israel akan menjadi target sah penyerangan Houthi. 

BACA JUGA: Rute Pelayaran Berubah, Houthi Yaman Beri Ancaman Terhadap Kapal yang Menuju Israel Lewat Laut Merah


Komandan Pentagon AS Lloyd Austin menuju ke Bahrain untuk mendiskusikan rencana melawan teror pasukan Houthi Yaman di Laut Merah pada 17 Desember 2023 -Akun X @SecDef-

AS diketahui telah menjual banyak amunisi militer ke Israel sejak perang di Gaza mencuat pada 7 Oktober 2023 lalu. Dilansir dari Reuters, Presiden Biden baru saja mengirim sebanyak 14.000 peluru tank merkava Israel berdaya ledak tinggi secara khusus, beserta persenjataan militer lainnya senilai 1.6 triliun rupiah pada awal Desember 2023.

Selain itu, AS juga telah berkomitmen untuk melindungi negara sekutunya, Israel. Sampai menyiagakan kapal perang AS USS Carney di Laut Merah. Tak heran, kapal perang tersebut ikut menjadi target penembakan 14 rudal balistik milik Houthi di Eilat pada 16 Desember 2023.

“Pada dini hari, kapal perusak berpeluru kendali kelas atas Arliegh Burke AS, yakni USS Carney (DDG 64) telah diserang 14 drone dari wilayah yang dikuasai Houthi Yaman. Kami berhasil menangkis serangan itu,” tulis pernyataan Komando Pusat Centcom AS. 

Meski demikian, kapal yang disiagakan AS di Laut Merah hanya bisa membela sekutunya dari serangan rudal masif yang ditembakkan pasukan Houthi. Pentagon tidak bisa meluncurkan serangan langsung di Laut Merah untuk melawan balik pasukan Houthi. 

BACA JUGA: Tak Gentar! Pasukan Houthi Yaman Tembak Jatuh Drone AS Pendukung Israel


Kapal USS Carney yang menuju ke Israel melalui Laut Merah diserang langsung oleh pasukan Houthi Yaman pada 3 Desember 2023 -Surflant-

Sebab, selama ini AS berusaha menjaga diri untuk tidak terlibat secara langsung dalam konflik peperangan Gaza dan Palestina, untuk mencegah eskalasi konflik. Selain itu, situasi di Laut Merah juga tidak memungkinkan untuk meluncurkan serangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: