Afrika Selatan Tuduh Israel Sengaja Ciptakan Kondisi Gaza Tidak Layak Huni

Afrika Selatan Tuduh Israel Sengaja Ciptakan Kondisi Gaza Tidak Layak Huni

Adila Hassim sebagai pengacara dari perwakilan Afrika Selatan dalam sidang Mahkamah Internasional (ICJ) pada Kamis, 11 Januari 2024. -New Maltida-

HARIAN DISWAY - Afrika Selatan menuduh Israel sengaja menciptakan kondisi Gaza yang tidak layak huni, termasuk menyebabkan kehancuran fisik di wilayah tersebut.

Akibat dari hal tersebut, Israel melanggar Konvensi Genosida PBB tahun 1948 pasal 2c.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang pengacara hak asasi manusia dari perwakilan Afrika Selatan, Adila Hassim dalam sidang Mahkamah Internasional (ICJ) pada Kamis, 11 Januari 2024.

Hassim mengatakan bahwa terdapat beberapa cara Israel menciptakan kondisi Gaza yang tidak layak huni itu, salah satunya adalah melalui pemindahan warga Palestina secara paksaan. 

BACA JUGA:Menlu AS Bicara Perdamaian dan Keamanan Abadi Israel: Solusinya Adalah Jalan Menuju Negara Palestina

Mereka telah memaksa sekitar 85 persen warga Palestina untuk mengungsi dari Gaza. Padahal, tidak ada tempat yang aman bagi mereka untuk mengungsi.

“Mereka yang tidak dapat pergi atau menolak untuk mengungsi mungkin telah terbunuh, atau berada pada risiko yang sangat besar untuk dibunuh di rumah mereka,” kata Hassim.

Hassim memberikan contoh tindakan Israel itu melalui perintah evakuasi pertama Israel pada 13 Oktober 2023.

Perintah Israel itu mengharuskan lebih dari 1 juta orang – termasuk anak-anak, orang tua, orang yang terluka, orang yang lemah, bahkan bayi baru lahir – untuk pindah.

BACA JUGA:Amerika Serikat dan PBB Sepakat Pulangkan Warga Palestina di Gaza

“Perintah tersebut mengharuskan mereka untuk mengevakuasi wilayah utara ke selatan dalam waktu 24 jam. Perintah itu sendiri bersifat genosida,” ucap Hassim.

“Untuk itu diperlukan pergerakan segera, hanya mengambil apa yang bisa dibawa. Di sisi lain, tidak ada bantuan kemanusiaan yang diizinkan, dan bahan bakar, air dan makanan serta kebutuhan hidup lainnya sengaja dihentikan,” tambahnya.

Hassim mengatakan bahwa tindakan tersebut jelas menyebabkan kehancuran warga Palestina di Gaza.

Menurut sebagian besar warga Palestina, evakuasi paksaan itu membuat mereka tidak dapat kembali ke rumahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: