Simak Caranya, Penyandang Diabetes Melitus Bisa Tetap Bugar di Bulan Ramadan!

 Simak Caranya, Penyandang Diabetes Melitus Bisa Tetap Bugar di Bulan Ramadan!

Simak Caranya, Penyandang Diabetes Melitus Bisa Tetap Bugar di Bulan Ramadan! Persiapan fisik dan penataan pola makan harus diperhatikan.-Natalia Vaitkevich-Pexels-

BACA JUGA : Ini 10 Gejala Tak Umum Penyakit Diabetes, Banyak yang Tak Menyadari


Simak Caranya, Penyandang Diabetes Melitus Bisa Tetap Bugar di Bulan Ramadan! Mereka tetap bisa berolahraga ringan di sela-sela puasa.-T. Leish-Pexels-

Aktivitas dan Latihan fisik selama Ramadan

Aktivitas fisik yang rutin dilakukan dapat diteruskan selama ramadan. Olah raga ringan dan sedang dapat dilakukan pada pagi hari atau setelah berbuka puasa. Olah raga berat harus dihindari selama jam-jam puasa dan terutama sebelum buka puasa karena risiko tinggi hipoglikemia dan dehidrasi.

Salat tarawih pada bulan Ramadan juga merupakan bagian dari aktivitas olahraga sehari-hari karena melibatkan aktivitas fisik yang teratur seperti rukuk, berlutut, dan bangun.

BACA JUGA : Diet Sehat untuk Penderita Diabetes: Kunci Mengontrol Gula Darah

Semua Pasien Disarankan Membatalkan Puasa Bila:

1.   Gula darah 70 mg/dl (Cek ulang dalam 1 jam bila gula darah antara 70-90 mg/dl)

2.   Gula darah 300 mg/dl

3.   Terdapat gejala-gejala hipoglikemia, dehidrasi, atau penyakit akut lainnya

 

Tanda Hipoglikemi (Kadar Glukosa Darah di Bawah Normal)

- Tangan gemetar

- Berkeringat dingin

- Dada berdebar

- Lapar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: