Kisah Para Petugas di Balik Misa Akbar Paus Fransiskus: Harus Tahan Stres!

Kisah Para Petugas di Balik Misa Akbar Paus Fransiskus:  Harus Tahan Stres!

Para misdinar berlatih di Hall KWI sebelum bertugas di Misa Akbar Paus Fransiskus-Dokumentasi Lucia Raras - Sie Liturgi Misa Akbar Paus Fransiskus-

Mitra, tongkat, mikrofon, dan teks liturgi, juga wiruk (pedupaan) dan navikula (wadah dupa), salib, lilin dan bejana-bejana suci, serta Kitab Injil digunakan dalam latihan tersebut.

Semua persiapan mencapai puncaknya pada H-1, ketika mereka berlatih langsung di GBK. Di bawah arahan Maestro Ravelli yang ramah dan murah senyum. Kehadiran MC Vatikan itu menambah semangat para petugas.

Albert mengenang momen-momen itu dengan jelas. “Ketika Maestro dan kedua asistennya datang melatih, kami tidak kaget lagi. Kami sudah cukup siap,” tegas umat Paroki Santo Yakobus, Surabaya itu.

BACA JUGA:100 Persen Handmade, Tukang Kayu Singapura Membuat Dua Kursi Khusus untuk Paus Fransiskus

BACA JUGA:Paus Fransiskus Kunjungi Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar Ceritakan Tentang Terowongan Silaturahmi

Pada hari H Misa, GBK menjadi saksi dari keindahan dan khidmatnya perayaan iman umat Katolik Indonesia.

Puluhan ribu umat berkumpul, menantikan kehadiran Paus Fransiskus yang membawa pesan kasih dan perdamaian.


Para petugas misa akbar Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno (GBK), 5 September 2024.-Dokumentasi Lusia Raras - Sie Liturgi Misa Akbar Paus Fransiskus-

Suasana di panti imam terasa sangat sakral, setiap gerakan dan langkah para misdinar, diakon, dan seremoniarius penuh kehati-hatian. Seolah waktu berjalan lebih lambat di hadapan perjamuan kudus itu.

BACA JUGA:Viva Il Papa! Viva Il Papa…! Wajah Kebinekaan Hiasi Katedral Jakarta Saat Paus Fransiskus Tiba

BACA JUGA:Ikuti Misa Akbar Bersama Paus Fransiskus, Ribuan Umat Katolik Dilayani dengan Baik

Empat misdinar yang memegang mitra, tongkat, mikrofon, dan teks liturgi berdiri di sisi Paus dengan tatapan penuh konsentrasi. Setiap detail dipersiapkan dengan sempurna. Dan mereka tahu, tidak ada ruang untuk kesalahan.

Persiapan intens selama dua pekan pun akhirnya terbayar lunas. Misa Agung Paus Fransiskus di GBK bukan hanya sebuah acara religi biasa, melainkan perayaan iman bersejarah yang akan diingat sepanjang masa.

Bagi Albert dan para pelayan di panti imam. Semua kerja keras yang berbuah manis itu bukan sekadar tentang tugas, tetapi tentang panggilan untuk melayani Tuhan dan umat-Nya dalam momen penuh rahmat. (Agustinus Fransisco)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: