Tantangan dan Dukungan dalam Mengembangkan Koperasi Desa Merah Putih di Indonesia

Tantangan dan Dukungan dalam Mengembangkan Koperasi Desa Merah Putih di Indonesia

Dari kurang lebih 80 ribu kopdes, kondisi sosial ekonomi dan lingkungan geografi sangat beragam sehingga ada kategori desa mandiri dan belum mandiri. --Istimewa

Yang menjadi anggota koperasi adalah warga desa setempat. Namun, biasanya untuk daerah dengan potensi sosial ekonomi  yang masih rendah biasanya memiliki daya beli yang rendah sehingga tidak mudah untuk diakomodasi mereka menjadi anggota koperasi. Bahkan untuk mencukupi kebutuhan hidup seperti pangan, kesehatan dengan menggunakan produk lokal yang tradisional. 

Program kopdes menjadi wadah untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa dan melibatkan mereka dalam untuk berpartisipasi dalam pengembangannya. Perlu dipetakan dengan program dan langkah-langkah yang cocok dengan kondisi sosial, ekonomi dan potensi sumber daya alam dan lingkungannya.

BACA JUGA: Koperasi Merah Putih Semolowaru Bantu Warga Dapat Sembako dengan Harga Miring

Untuk itu perlu pendampingan dan bisa memanfatkan mahasiswa sesuai dengan kebutuhannya. Perlu dipikirkan juga program tersebut berkelanjutan karena telah melibatkan berbagai infrastruktur. (*)

*) Rustinsyah, guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga Surabaya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: