Ramadan Kareem 2025 (28): Merekam Sundayana Nan Tirtasewana

Mudik adalah gerakan kolosal yang spektakuler sekaligus mistis dalam ritme pengajarann batin kaum perindu kampung halaman. --iStockphoto
Dalam ritual mandi air suci di Madakaripura inilah, Gajah Mada membopong harkatnya menjemput maut, mengidungkan akhir hayatnya di tahun 1364 dalam tumindak yang dinamakan tirtasewana.
Sudahkah kita mampu “menirtasuwanakan” ego anak-anak dari Majapahit untuk menebus “kepahitan” Pasundan? Alhamdulillah kini kita menyaksikan ada Jalan Sunda atau Jalan Prabu Siliwangi di Surabaya. Sungguh ini keseimbangan yang terukir dengan Jalan Majapahit di Kota Bandung.
Inilah bukti kukuhnya “titik nasionalisme” yang harus disuarakan kepada anak-anak zaman ini. Sebuah kisah yang menyejarah untuk dibuncahkan di jiwa-jiwa bangsa. Mudik terasa menyulam sejarah. (*)
*) Guru Besar Fakultas Hukum, Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup-SDA MUI Jatim, dan Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: