Nikmatnya Lamb Kebuli dan Butter Chicken, Kuliner Autentik India

Lamb kebuli, kuliner yang dibuat dengan metode slow cooking selama 5-6 jam.-Alfi Kirom-HARIAN DISWAY
HARIAN DISWAY - Dalam dunia kuliner, proses memasak bukan sekadar meracik bahan. Tetapi juga seni dalam menghadirkan pengalaman rasa yang autentik. Dua di antaranya adalah menu India: lamb kebuli dan indian butter chicken.
Lamb kebuli dan indian butter chicken. Dua hidangan yang mencerminkan keunikan teknik memasak. Juga kuliner warisan budaya India. Keduanya menonjolkan rempah asli India. Serta metode slow cooking untuk menciptakan rasa yang kaya dan mendalam.
Lamb Kebuli: Perpaduan Teknik Slow Cooking dan Rempah Asli India
Chef Seliq Sebastian Chandra dari Four Points Hotel mengkreasikan lamb kebuli dan indian butter chicken. Ia menyebut bahwa lamb kebuli itu dibuat dengan resep asli dari India. Tepatnya dari Westin Mumbai.
Chef Seliq Sebastian Chandra menjelaskan tentang kreasi kuliner lamb kebuli dan butter chicken.-Alfi Kirom-HARIAN DISWAY
BACA JUGA:Bosan Nastar Bulat? Coba 9 Varian Nastar dengan Bentuk Unik Ini!
Lamb kebuli yang disajikan dalam menu itu bukan sekadar olahan daging kambing biasa. Hidangan itu dibuat dengan teknik slow cooking selama 5-6 jam pada suhu 130 derajat celsius. Supaya daging menjadi lembut dan bumbu meresap sempurna.
Proses itu memungkinkan setiap lapisan rasa muncul tanpa menghilangkan tekstur asli daging. "Dagingnya tetap di dalam oven selama proses pemanggangan. Tanpa perlu dikeluarkan. Itu yang membuat daging tetap juicy dan bisa dinikmati oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa," jelas Chef Seliq.
Lamb kebuli itu menggunakan daging kambing impor. Itu yang membuatnya istimewa. Daging kambing impor memiliki tekstur lebih tender. Pun, dagingnya lebih banyak. Sehingga cocok untuk proses memasak yang lebih lama.
BACA JUGA:4 Resep Kue Kering Lebaran yang Mudah dan Praktis Dibuat di Rumah
Sedangkan daging kambing lokal cenderung lebih keras. Jugamemiliki aroma prengus yang kuat. Untuk rempah-rempah yang digunakan juga dipilih secara khusus. Itu berefek pada cita rasanya. "Kami ingin mempertahankan cita rasa otentik dari India melalui rempah-rempah tersebut," ujarnya.
Beberapa di antaranya adalah garam masala dan kasuri methi. Yakni daun kering yang memiliki rasa pahit serta aroma tajam dan khas. Daun itu memiliki rasa dan aroma yang khas dan tidak bisa digantikan oleh daun lain.
Yoghurt juga menjadi bahan utama dalam marinasi daging. Bahan itu berperan penting untuk menjaga kelembutan dan menambah sedikit rasa asam. Tentu memperkaya rasa keseluruhan hidangan.
BACA JUGA:7 Hidangan Khas Lebaran dari Berbagai Negara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: harian disway