Niat Puasa Syawal dan Waktu Pelaksanaannya

Niat puasa Syawal dan waktu pelaksanaan ibadah puasa tersebut, mengikuti kalender islam. --Pexels
HARIAN DISWAY - Tahun ini, tanggal 31 Maret telah ditetapkan sebagai 1 Syawal 1446 Hijriah, yang menandai perayaan Idul Fitri. Setelah itu, umat Islam dapat melaksanakan puasa Syawal mulai dari 2 Syawal (1 April 2025) hingga akhir bulan Syawal.
Puasa Syawal adalah salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan setelah hari raya Idul Fitri. Ibadah ini memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi umat Islam, termasuk menyempurnakan pahala ibadah Ramadan.
Waktu pelaksanaan Puasa Syawal
Waku puasa syawal yang dilakukan oleh umat muslim setelah menjalankan ibadah puasa wajib Ramadan. --Pexels
Puasa Syawal dapat dilakukan mulai dari hari kedua Idul Fitri hingga bulan Syawal berakhir. Namun, lebih utama jika dilakukan secara berurutan di awal bulan, yakni dari tanggal 2 hingga 7 Syawal.
BACA JUGA:Sidang Isbat Lebaran 2025 Digelar Besok, 1 Syawal Diprediksi Jatuh Serentak!
Apabila tidak memungkinkan berpuasa secara berturut-turut, Anda tetap boleh melakukannya secara terpisah atau di akhir bulan Syawal. Berikut adalah tanggal yang dianjurkan untuk puasa Syawal secara berurutan:
- 1 April 2025 (2 Syawal 1446 H)
- 2 April 2025 (3 Syawal 1446 H)
- 3 April 2025 (4 Syawal 1446 H)
- 4 April 2025 (5 Syawal 1446 H)
- 5 April 2025 (6 Syawal 1446 H)
- 6 April 2025 (7 Syawal 1446 H)
Jika seseorang tidak dapat menjalankan puasa secara berurutan, ia tetap mendapatkan keutamaan puasa Syawal meskipun melaksanakannya secara terpisah dalam bulan tersebut.
Yang terpenting adalah menyelesaikan puasa enam hari dalam bulan Syawal agar mendapatkan keutamaannya.
BACA JUGA:Makna 10 Hari Terakhir Ramadan bagi Generasi Muda: Antara Ibadah dan Kesibukan Duniawi
Prioritas membayar Puasa Qadha
Dalam menjalankan puasa Rajab sekaligus menunaikan qadha Ramadan itu, niat yang jelas dan tulus sangat penting. --iStockphoto
Sebelum menjalankan puasa Syawal, dianjurkan untuk terlebih dahulu membayar puasa qada bagi mereka yang memiliki utang puasa Ramadan. Hal ini karena puasa qadha merupakan kewajiban yang harus diselesaikan sebelum melaksanakan ibadah sunah.
Para ulama menyatakan bahwa menyelesaikan puasa wajib lebih diutamakan dibandingkan dengan menjalankan puasa sunah, termasuk puasa Syawal.
Namun, bagi mereka yang ingin tetap meraih keutamaan puasa Syawal tetapi memiliki utang puasa Ramadan, beberapa ulama membolehkan menggabungkan niat puasa qadha dan puasa Syawal. Meski demikian, lebih utama jika dilakukan secara terpisah agar mendapatkan pahala maksimal dari masing-masing ibadah.
BACA JUGA:Hukum dan Tata Cara Mengqadha Puasa Ramadhan
Niat Puasa Syawal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: