Korban Jiwa Gempa Myanmar Tembus 3 Ribu Orang, Junta Ucapkan Terima Kasih pada Bantuan Internasional

Pemerintah militer Myanmar mengumumkan gencatan senjata sementara dalam perang saudara negara itu--The Guardian/EPA
WHO secara rutin juga mempublikasi “situation report” sehingga kita dapat mengikuti perkembangan dari waktu ke waktu. Sejauh ini sudah tiga kali diterbitkan “situation report”, yaitu pada 29 Maret, 30 Maret dan 1 April.
BACA JUGA:Indonesia Kirim Tim Urban SAR Untuk Bantu Misi Penyelamatan Korban Gempa Myanmar
Hal ini kata mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara tersebut kembali menunjukkan bagaimana kerja nyata WHO Asia Tenggara di lapangan untuk mendukung negara-negara anggota WHO.
WHO juga sudah mengidentifikasi 12 kebutuhan kritis yang dibutuhkan Myanmar di hari-hari sekarang ini, yang dapat kita jadikan acuan pula untuk memberi bantuan.
Ke dua belas hal itu adalah manajemen penanganan korban massal, perawatan trauma dan pembedahan, peralatan transfusi darah, kantung jenazah, peralatan anastesi, obat esensial, tenda, alat pelindung diri (APD), analisa kerusakan fasilitas kesehatan, akses ke air bersih dan sanitasi, surveilans serta pencegahan, dan respon letusan penyakit menular serta dukungan mental dan psikososial.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: