Pemprov Jatim Luncurkan Layanan Kapal Trans Laut di Akhir November Ini, Catat Rutenya
Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar di Pelabuhan Boom-Istimewa-
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Setelah sukses di darat, lewat Bus Trans Jatim, Pemprov Jawa Timur kini membuka jalur lain untuk transportasi massal masyarakat di sektor kelautan: Trans Laut Jatim.
Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Luhur Prihadi mengatakan, Trans Laut Jatim ini akan menggunakan kapal cepat untuk mobilitas. Dan rencananya, akan diluncurkan pada akhir November ini.
”Tinggal melakukan finalisasi sekali. Setelah itu akan di soft launching,” kata Luhur pada Harian Disway, Rabu sore, 19 November 2025.
Lalu, mengapa memilih rute Probolinggo-Sumenep ?. Luhur menyebutkan, di jalur tersebut belum ada rute pelayaran yang ideal. Selama ini, rute pelayaran banyak berada ada di sisi timur. Sementara sisi tengah menuju beberapa pulau Madura belum ada.
BACA JUGA:BP Haji Tolak Wacana Haji via Kapal Laut
BACA JUGA:2.347 Tiket Kapal Laut Gratis Arus Balik Lebaran Masih Tersedia, Buruan Daftar!
Ada dua rute yang akan dilintasi Trans Laut Jatim. Yakni rute weekday Senin-Kamis: Probolinggo-Gili Ketapang-Gili Mandangin- Dermaga Branta di Pamekasan, Pulau Madura. Sementara untuk weekend, rutenya akan diperpanjang. Dari Probolinggo- Gili Iyang Sumenep.
Luhur menyebut, penggunaan dua jalur ini karena Pemprov Jatim ingin menggaet dua peluang sekaligus. Yakni, potensi mobilitas masyarakat dan pariwisata. ”Makannya untuk rute weekend sampai ke Gili Iyang. Itu spot wisata. Pulau oksigen,” celetuknya.
Nantinya, rute akhir pekan itu akan digunakan Pemprov Jatim sebagai bahan acuan. Untuk meningkatkan akses wisata Kepulauan di seluruh Jawa Timur. ”Kalau rute ini ramai, akan dibuat rute Trans Laut Jatim lainnya,” katanya.
Terkait dengan tarif, Luhur menyebut tergantung jarak yang ditempuh menumpang. Tarif termurah rute Trans Laut Jatim ini adalah Rp 30 ribu. Sementara yang termahal, rute terjauh dipatok Rp250 ribu.
BACA JUGA:H-8 Lebaran, Penumpang Bus dan Kereta Api Meningkat, Pesawat Udara dan Kapal Laut Cenderung Turun
BACA JUGA:Mudik Gratis Kapal Laut KM Dobonsolo: Angkut 2.481 Penumpang dan 1.002 Sepeda Motor
Besaran tarif ini, sudah disubsidi oleh Pemprov Jatim. Tujuannya, agar masyarakat tak keberatan dengan biaya naik kapal cepat. ”Kalau tanpa subsidi, tarifnya bisa dua kali lipat,” terangnya.
Luhur menyebut, kapal Trans Laut Jatim ini dikhususkan untuk angkutan penumpang. Tidak diperuntukkan untuk mengangkut barang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: