PCU Gelar Simposium Nasional, Dorong Seni Pertunjukan Berperan Aktif Menuju Indonesia Emas 2045

PCU Gelar Simposium Nasional, Dorong Seni Pertunjukan Berperan Aktif Menuju Indonesia Emas 2045

Suasana Simposium Nasional dengan topik Performing the Future: Building Creative Cities through Arts and Collaboration di Kampus PCU, 5 Desember 2025.-PCU-

Salah satu gagasan besar yang mengemuka adalah potensi Surabaya untuk menjadi pusat seni pertunjukan bertaraf internasional. Salah satu fokus utama adalah revitalisasi Balai Budaya, yang dinilai berpotensi menjadi “Broadway-nya Surabaya”.

 

BACA JUGA:Mencetak Akuntan Digital Berdaya Saing Global dengan PCU - ICAEW Room

BACA JUGA:Dosen PCU Komentari #KaburAjaDulu, Wujud Keresahan Anak Muda, Antara Realita dan Harapan

Tempat tersebut dapat menjadi panggung besar bagi seni lokal. Mulai dari teater, tari, hingga musik. Sekaligus destinasi wisata budaya.

Dengan sinergi pendidikan, komunitas, pemerintah kota, dan pelaku industri, Surabaya dinilai siap naik kelas.

Melalui forum itu, PCU menekankan pentingnya integrasi antara pendidikan seni. Baik di sekolah maupun universitas, dengan kebijakan publik dan industri kreatif.

Konsep Whole Person Education disebut sebagai fondasi untuk membangun generasi kreatif masa depan.

BACA JUGA:Screening Dokumenter Mahasiswa PCU di CGV Surabaya, Usung Tema Yang Terpinggirkan

BACA JUGA:Rayakan Valentine dengan Kreativitas, PCU Gelar Workshop Flower Cookies Decoration

Simposium nasional itu menjadi titik pijak untuk menyusun roadmap konkret bagi masa depan seni pertunjukan Indonesia, dengan fokus pada keberlanjutan seni tradisi, inovasi digital, kolaborasi lintas sektor, diplomasi budaya, serta penguatan ekosistem ekonomi kreatif.

“Seni pertunjukan adalah investasi strategis yang mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi dan diplomasi budaya menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Meilinda menutup acara.

Dengan langkah yang terukur dan kolaboratif, PCU bersama para pemangku kepentingan tengah membangun fondasi agar seni pertunjukan Indonesia kembali menjadi poros kebudayaan dan kekuatan ekonomi. Baik di tingkat kota, nasional, hingga global. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: