35 Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem, BPBD Surabaya: Laporkan Pohon Berisiko via 112

35 Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem, BPBD Surabaya: Laporkan Pohon Berisiko via 112

Pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang di kawasan Siwalankerto Surabaya.-memorandum.disway.id/Oscario Udayana-

SURABAYA, HARIAN DISWAY — Ancaman cuaca ekstrem di penghujung tahun tidak lagi bersifat prediktif, tetapi telah nyata dirasakan warga Surabaya. 

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Selasa sore, 23 Desember 2025, merobohkan 35 pohon di berbagai titik kota. 

Kondisi ini menjadi peringatan serius akan pentingnya mitigasi berbasis partisipasi warga.

BACA JUGA:OMC untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem, 14 Ton Kapur dan 16 Ton Garam Ditabur di Langit Jatim

BACA JUGA:Bibit Siklon 93S Picu Cuaca Ekstrem, BMKG: Waspada Banjir dan Longsor di Jawa, Bali, hingga Papua

Menanggapi situasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Surabaya mengimbau masyarakat agar proaktif melaporkan pohon-pohon yang berisiko roboh demi mencegah dampak yang lebih besar, terutama di jalur lalu lintas dan kawasan permukiman padat.

Imbauan itu sejalan dengan peringatan BMKG Juanda yang menyatakan potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga 31 Desember 2025, dengan Surabaya termasuk wilayah yang masuk kategori waspada.

Kepala BPBD Surabaya Irvan Widyanto menegaskan bahwa potensi hujan deras dan angin kencang masih cukup tinggi, terutama pada sore hingga malam hari.

“Hari ini potensi cuaca ekstrem masih akan terjadi,” kata Irvan Widyanto kepada Harian Disway, Rabu, 24 Desember 2025.

BACA JUGA:Bibit Siklon Tropis 93S Berpotensi Tumbuh Jadi Badai, BRIN Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem di NTT

BACA JUGA:BNPB Ingatkan Tata Ruang Buruk Jadi Akar Bencana Menjelang Cuaca Ekstrem Nataru

Karena itu, ia meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas, khususnya saat kondisi cuaca memburuk.

Pertama, sebelum memulai aktivitas, agar memantau aktivitas prakiraan cuaca. Kedua, untuk membatasi aktivitas ketika hujan deras berlangsung. “Dan jangan berteduh di bawah pohon,” katanya.

Irvan menekankan bahwa langkah preventif tidak mungkin sepenuhnya dilakukan pemerintah tanpa dukungan masyarakat. Warga diminta segera melapor jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: