10 Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor

10 Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor

Update korban banjir Sumatra tembus 1.189 jiwa.-disway.id-

Selain itu, terdapat enam kabupaten/kota lain di Aceh yang telah bergeser statusnya dari fase tanggap darurat menuju masa transisi pemulihan.

“Kita melihat ada progres di enam daerah. Tetapi, bagi 10 kabupaten yang perpanjangan, kondisi di lapangan masih memerlukan penanganan khusus dalam status tanggap darurat,” ujarnya.

Pihaknya ingin memastikan seluruh logistik, perbaikan infrastruktur darurat, dan pelayanan bagi warga terdampak tetap terpenuhi dengan baik.

BACA JUGA:Pemerintah Salurkan Rp32,9 Miliar Bantuan untuk 16.467 Guru Terdampak Bencana di Sumatra hingga Lumajang

BACA JUGA:PW IKA ITS Jatim Dorong Penanganan Banjir Bandang Sumatra Jadi Bencana Nasional

Prabowo: Pemerintah Tidak Akan Tinggalkan Korban Bencana

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan para korban bencana yang melanda sejumlah wilayah Sumatra. 

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghabiskan malam pergantian tahun menuju 2026 bersama warga terdampak bencana di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Tadinya saya mau berangkat ke Aceh, tapi karena cuaca, akhirnya dialihkan. Saya datang ke Tapanuli Selatan,” kata Prabowo pada Rabu malam, 31 Desember 2025. 

“Kita menghadapi kesulitan, musibah, tantangan, tapi kita harus terus semangat, ikhlas, kita harus kuat, tegar jiwa kita dan yang paling penting kita harus gotong-royong. Dan percayalah bahwa pemerintahmu, pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian. Kita akan bersama,” kata Prabowo.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Instruksikan Pembelian 100 Jembatan Bailey untuk Percepat Penanganan Bencana

BACA JUGA:Prabowo Pastikan Hunian Sementara Dibangun Secara Layak: Agar Bapak/Ibu Tidak Tinggal di Tenda Terus Menerus

Prabowo juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi alam, sekaligus menekankan bahwa alam harus dihormati, dijaga, dan tidak dirusak.

“Kami bertekad untuk membantu mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat. Itu tujuan Pemerintah RI, itu tugas kami, kami dipilih rakyat untuk bekerja untuk rakyat,” kata Prabowo. “Dan karena itu saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan.”

Ia mengakui bahwa pemerintahannya menghadapi banyak tantangan dalam satu bulan terakhir akibat rangkaian bencana. 

Namun, Prabowo menyebut telah ada kemajuan signifikan di sejumlah wilayah terdampak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: