UPN Veteran Jawa Timur Gelar Wayangan, Angkat Kisah Sugriwa Subali

UPN Veteran Jawa Timur Gelar Wayangan, Angkat Kisah Sugriwa Subali

Ki Danesworo Rafi Ramadhan memperagakan wayang pada sesi pertama pukul 13.00 WIB di Twin Tower UPN Veteran Jawa Timur. - Ilmi Bening - Harian Disway

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Wayangan menjadi cara UPN Veteran Jawa Timur dan Universitas Indraprasta PGRI menyambut tahun baru. Sabtu, 3 Januari 2026, pagelaran wayang kulit gratis untuk masyarakat umum berlangsung di Twin Tower Menara Wimaya.

Ada dua sesi pertunjukan wayang pada akhir pekan itu. Yang pertama pukul 13.00 WIB, yang kedua pukul 19.00 WIB. Ki Danesworo Rafi Ramadhan mengangkat kisah Sugriwa Subali dalam sesi pertama. 

Jo Klithik dan Jo Kluthuk menjadi bintang tamu dalam pagelaran sehari itu. Keduanya berinteraksi gayeng dengan penonton dan para penabuh gamelan serta sinden yang mengisi perhelatan seni budaya tersebut.

BACA JUGA:Gairah Anak Muda dalam Festival Dalang Muda Jawa Timur 2025: Mainkan Wayang, Sampaikan Nilai Moral

BACA JUGA:UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Warga Desa Penanggungan, Rancang Master Plan Desa Wisata Berkelanjutan


DERETAN SINDEN melantunkan tembang dalam rangkaian kisah Sugriwa Subali yang dibawakan Ki Danesworo Rafi Ramadhan pada Sabtu, 3 Januari 2026. - Ilmi Bening - Harian Disway

“Sugriwa dan Subali adalah dua bersaudara yang diadu domba oleh Rahwana. Karena hasutan dan tipu daya, mereka kemudian tidak rukun dan bertengkar,” kata Rafi kepada Harian Disway

Gara-gara memberikan ilmu Aji Pancasona kepada Rahwana, Subali diasingkan oleh Rama Wijaya. Dalam pengasingan itulah kata-kata dan hasutan Rahwana memengaruhi pikiran Subali.

Rahwana menyebut pengasingan itu hanyalah akal-akalan Rama Wijaya karena hendak menyerahkan Dewi Tara dan Goa Kiskenda ke tangan Sugriwa, saudaranya. 

Hasutan itu membuat Subali tenggelam dalam amarah. Ia pun kemudian bertempur dengan pasukan yang berjaga di Goa Kiskenda. 

BACA JUGA:Biar Nggak Punah! Ini ⁠5 Cara Seru Mengenalkan Wayang ke Anak Muda

BACA JUGA:Puteri Indonesia 2023 Ajak Mahasiswa UPN VJT Bangun Personal Branding di Era Digital

Sugriwa yang mendengar ribut-ribut kemudian mendapati saudaranya sedang menyerang pasukannya. Tanpa ampun dan belas kasihan, Sugriwa pun balas menyerang Subali.

“Sugriwa dilempar ke pohon dan ditolong Rama Wijaya. Sebenarnya, Sugriwa ingin minta maaf ke Subali karena tahu saudaranya tidak bersalah. Namun, Subali terlalu emosi sehingga dihajar terus,” jelas dalang lulusan SMP IT Miftahul Ulum Cinere itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: