Inovasi RADVent Karya Mahasiswa Unair, Platform Interaktif 3D untuk Belajar Radiologi

Tim Radju berfoto bersama pada Closing Ceremony LIDM 2025-Naufal untuk Harian Disway-
"Ada kalanya mahasiswa radiologi tidak tahu sedang berurusan dengan alat apa. Sehingga mereka bisa memfoto alat tersebut. Kemudian sistem akan mendeteksi nama alat itu," jelas Naufal.
Pada Radworld, user juga dapat belajar mengenal posisi pasien pada pemeriksaan radiologi. Sedangkan untuk mengukur kemampuan radiologi, user dapat melakukan tes kemampuan melalui fitur Radcase. Fitur itu terdiri dari beberapa soal.
Kemudian pada fitur Radbook, user dapat belajar seputar pengetahuan radiologi. Terdapat AI summary yang dapat dipelajari oleh user berisi ringkasan berupa teks.
BACA JUGA:Golden Ticket Unair Diperebutkan 6.206 Pelajar dari 23 Provinsi, Bersaing Ketat di OSA 2025
BACA JUGA:Era Baru LPT Unair Dimulai, Target Inovasi Berdampak Nasional dan Global
Proses pengembangan inovasi itu melibatkan tantangan teknis yang besar. Terutama dalam pengumpulan data gambar untuk akurasi AI. Serta validasi medis yang ketat. Supaya informasi yang diberikan dapat akurat secara klinis.
Komunikasi yang solid antar anggota tim menjadi faktor kemenangan Radju. Walaupun mereka berasal dari program studi yang berbeda-beda. Dengan jadwal yang tentunya juga berbeda.
Tim berharap supaya platform itu dapat terus berkembang menjadi sarana belajar radiologi secara luas. Sebagai salah satu media untuk memahami instrumen medis secara fleksibel. (*)
*) Peserta magang dari Kemenaker RI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: