Dino Patti Djalal Tanggapi Penangkapan Maduro oleh Trump, Sebut AS Melanggar Hukum Internasional

Dino Patti Djalal Tanggapi Penangkapan Maduro oleh Trump, Sebut AS Melanggar Hukum Internasional

Dino Patti Djalal, Pendiri dan Ketua FPCI--Redaksi Diaspora

HARIAN DISWAY - Ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal turut menyampaikan perspektif dan tanggapannya melalui akun pribadinya di platform media sosial Instagram dan X terkait penyerangan Venezuela dan penangkapan presidennya, Nicolas Maduro yang dilakukan oleh Amerika Serikat Sabtu, 3 Januari lalu. 

Dalam cuplikan video pernyataannya, Djalal membuka dengan mengatakan bahwa pernyataan yang akan dia sampaikan dapat mencerminkan opini publik di Indonesia dan mayoritas masyarakat internasional lainnya. 

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia tersebut menyebutkan bahwa dirinya dan mayoritas masyarakat internasional meyakini seragan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Nicolas Maduro beserta istrinya merupakan tindakan yang salah dan melanggar hukum.

"Menurut para pakar hukum dan kredibel baik dari Barat maupun Global South, umumnya menyimpulkan bahwa tindakan AS di Venezuela telah melanggar hukum internasional dan Piagam PBB," ujar Dino Patti Djalal dalam pernyataannya pada Rabu, 7 Januari 2026. 

BACA JUGA:Dino Patti Djalal Ungkap 5 Kejanggalan Kematian Diplomat Aya Daru, Polisi Diminta Selidiki Lagi

veBACA JUGA:Delcy Rodriguez Ajak AS Kerjasama Daripada Ambil Alih Venezuela

Djalal menambahkan bahwa sejumlah anggota Kongres AS menyatakan tindakan yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Venezuela bersifat ilegal dan tidak dapat dijustifikasi. 


Dino Patti Djalal, Pendiri dan Ketua FPCI-Sri Haryati-ANTARA

"Banyak juga anggota Dewan Keamanan PBB yang memiliki pandangan yang sama," jelasnya. 

Djalal juga menyebutkan fakta bahwa banyak masyarakat Venezuela yang bersuka cita atas tindakan Trump tersebut, tidak dapat menjadi justifikasi maupun mengubah hakikat persoalannya. 

"Kami, FPCI, juga berpendapat bahwa jika memang Maduro harus diadili, maka dia harus diadili oleh pngadilan Venezuela, di Venezuela, serta jaminan keadilan dalam prosesnya," ujar Djalal. 

BACA JUGA:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Tiba di New York, Diadili Senin

BACA JUGA:Nicolas Maduro Bantah Dakwaan Perdagangan Narkoba di Pengadilan Amerika Serikat: Saya Diculik!

Djalal juga menyebutkan bahwa serangan atau agresi yang dilakukan oleh Trump adalah untuk menguasai minyak di Venezuela. Fakta tersebut yang kemudian -menurut Djalal- dapat menimbulkan preseden berbahaya bagi negara lain di masa depan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: instagram dan x dino patti djalal