HUT ke-53 PDIP, Deni Wicaksono: Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDIP, Deni Wicaksono: Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

DENI WICAKSONO, sekretaris DPD PDIP Jatim, mendengungkan kembali Satyam Eva Jayate dalam HUT ke-53 partai.--PDIP Jatim

HARIAN DISWAY - PDIP merayakan ulang tahunnya yang ke-53 pada Sabtu, 10 Januari 2026. Itu menjadi momentum partai untuk melakukan konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah tantangan politik, ekonomi, dan geopolitik. 

Dalam Rakernas I sekaligus Pembukaan HUT ke-53, PDIP menegaskan posisinya sebagai partai penyeimbang yang kritis dan bekerja nyata bersama rakyat.

Rakernas I PDIP merupakan forum strategis yang bertujuan memperkuat soliditas kader serta merumuskan sikap politik partai atas berbagai isu nasional dan global. Agenda ini juga menguatkan kerja-kerja kemanusiaan melalui gotong-royong kader, termasuk respons kebencanaan di Aceh, Sumbar, Sumut, Sulut, Jawa Barat, dan wilayah lainnya.

Rakernas I bukan agenda rutin, melainkan penegasan konsolidasi PDIP sebagai partai penyeimbang yang kritis dengan kerja nyata di tengah rakyat, sekaligus meneguhkan semangat juang memuliakan kemanusiaan dan keadilan,” kata Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Deni Wicaksono.

BACA JUGA:PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Sebut Pengebirian Hak Politik Rakyat

BACA JUGA:Fraksi PDIP Minta Pemprov Waspadai Superflu yang Mengancam Jatim

Tema Satyam Eva Jayate menjadi pijakan moral dengan standar kebenaran ideologi Pancasila berlandaskan spirit 1 Juni 1945. Bagi generasi muda, tema ini menjadi pesan etika di ruang digital untuk berani bersuara kritis dan menempuh jalan yang berpihak pada kebenaran.

Satyam Eva Jayate adalah perisai moral dengan standar kebenaran ideologi Pancasila. Bagi pemuda, ini pesan untuk berani berbicara kritis dan memperjuangkan kebenaran serta keadilan, ujar Deni.

Dalam Rakernas I, PDIP juga akan membahas sikap politik partai atas persoalan geopolitik, krisis ekologis, ekonomi, korupsi, penegakan hukum, hingga program internal. 

Pesan utama yang ditegaskan adalah kebenaran akan selalu menang meski sering hadir terlambat. Itu mencakup ideologi, hukum, moral, etika, dan suara rakyat.

BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono: Pilkada Tidak Langsung Adalah Kemunduran Demokrasi

BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono Salurkan Kursi Roda untuk Disabilitas di Ngawi

Satyam Eva Jayate menjadi jangkar pesan bahwa kebenaran akan selalu menang," tegas Deni.

Dalam kerangka pilar ideologis, patriotisme, dan kerakyatan, partai meneguhkan posisi kader sebagai penjaga kedaulatan di akar rumput dan pelaksana program riil untuk rakyat. 

Sejarah perjuangan Bung Karno, PNI, PDI, hingga PDIP menjadi fondasi kesetiaan pada jalan kerakyatan, konstitusi, hukum, dan demokrasi.

“Partai lahir dari rakyat dan setia pada jalan kerakyatan. Inilah roh yang harus dibawa kader menghadapi dinamika politik 2026," pungkas Deni. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: