Secangkir Jus Alpukat di Denpasar dan Runtuhnya Wajah Awal Tahun Kita
ILUSTRASI Secangkir Jus Alpukat di Denpasar dan Runtuhnya Wajah Awal Tahun Kita.-Arya-Harian Disway-
Kita hidup di dalam akuarium kaca. Tidak ada rahasia. Tidak ada privasi.
Bayangan itu tidak terlihat, tapi ada di dalam server, di kabel optik, dan mungkin di smartphone yang sedang Anda pegang sekarang.
Dunia berubah cepat sekali. Dan, kita, yang cuma minum jus di pinggir jalan ini, harus sadar: kita bukan penonton. Kita adalah data. Data kita sedang diperebutkan, dicuri, dan dianalisis oleh ninja-ninja digital yang tidak pernah tidur.
Di era zero trust ini, jangan percaya siapa pun. Bahkan, jangan percaya pada ”keamanan” yang dijanjikan layar kaca Anda. Selamat datang di masa depan yang vulgar! Kencangkan sabuk pengaman. Ini baru minggu pertama. (*)
*) Efatha Filomeno Borromeu Duarte adalah dosen ilmu politik, Universitas Udayana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: