Saat Anak Bunuh Ayah Tiri di Bulukumba, Sulsel: Generasi Anak Bumerang

Saat Anak Bunuh Ayah Tiri di Bulukumba, Sulsel: Generasi Anak Bumerang

ILUSTRASI Saat Anak Bunuh Ayah Tiri di Bulukumba, Sulsel: Generasi Anak Bumerang.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Ini kekejaman anak terhadap ortu. Adi Wijaya, 20, warga Dusun Kirasa, Bulukumba, Sulsel, minta dibelikan motor. Ibunya tak mampu. Ibu menyarankan Adi bekerja biar bisa beli motor. Adi malah memukul ibunda. Si ayah tiri Abdullah, 44, memarahi Adi. Malamnya, Adi membunuh Abdullah dengan badik.

GENERASI Z (kelahiran 1997 sampai 2012) terkenal bermasalah. Terlalu manja, terlambat dewasa, lemah semangat, ingin mendadak kaya. Contohnya Adi. Walau, tak semua gen Z begitu. Belum ada riset soal itu. Namun, banyak kasus seperti Adi.

Kasatreskrim Polres Bulukumba AKP Muh Ali kepada wartawan, Sabtu, 10 Januari 2026, mengatakan, pelaku Adi sempat kabur setelah membunuh. Namun, semua tetangga tahu, Adi ngumpet di dusun tersebut. Esoknya ia ditangkap polisi.

BACA JUGA:Anak Bunuh Ayah di Ngawi, Tinjauan Kriminologi

BACA JUGA:Anak Bunuh Ibu-Anak

Hasil penyidikan polisi, kronologi kejadian demikian:

Jumat pagi, 10 Januari 2026, Adi merengek ke ibunya, minta dibelikan motor. Sang ibu menyatakan tidak sanggup, tak punya uang untuk itu. Rumah mereka pun bangunan semipermanen. Ayah Adi, Abdullah, sehari-hari cuma berharap membantu tetangga memperbaiki rumah. 

Ibunda menyarankan Adi agar bekerja. Supaya bisa membeli motor secara kredit. Adi malah marah. Ia memukul ibunya dengan tangan kosong.

BACA JUGA:Wajah ABH Tak Berdosa di Kasus Anak Bunuh Ortu di Lebak Bulus

BACA JUGA:Analisis Motif Anak Bunuh Ortu di Lebak Bulus

Melihat itu, Abdullah menghalau Adi, menjauh dari ibunya. Abdullah menasihati agar kejadian itu tidak terulang. Sebaliknya, Adi tak begitu menanggapi. Ia pergi begitu saja.

Malamnya, sekitar pukul 21.30 Wita, Adi pulang dari pesta miras dengan teman-teman di seberang rumahnya. Tiba di rumah, ia melihat ayah tirinya memperbaiki listrik yang rusak. 

Ternyata Adi sudah memegang sebilah badik. Ia mendekati Abdullah, lalu menebas punggung Abdullah dengan badik itu. 

BACA JUGA:Anak Bunuh Ayah di Ngawi, Tinjauan Kriminologi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: