Tubuh Tidak Punya Kalender Tahun Baru

Tubuh Tidak Punya Kalender Tahun Baru

ILUSTRASI Tubuh Tidak Punya Kalender Tahun Baru.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

TEPAT pukul 12 malam, kembang api meledak di langit. Kalender resmi berganti. Notifikasi ucapan tahun baru membanjiri layar ponsel, datang dari grup keluarga, teman lama, rekan kerja, sampai orang-orang yang setahun penuh jarang menyapa tapi tiba-tiba muncul dengan pesan template

Setiap orang menarik napas panjang, seolah hidup dimulai lagi dari angka nol. Tahun lama ditinggalkan, tahun baru disambut dengan harapan yang lebih segar, lebih ringan, dan semoga lebih rapi.

Namun, tubuh tidak ikut merayakan. Ia tidak tahu bahwa hari telah berganti. Jantung berdetak dengan ritme yang sama dengan kemarin. Otot masih membawa sisa capek yang belum lunas. 

BACA JUGA:Medical Health Talk RSPAL dr. Ramelan: Musim Hujan Rawan DBD, Pastikan Tubuh Terhidrasi

BACA JUGA:6 Makanan Bernutrisi Tinggi untuk Memperkuat Imun Tubuh Secara Alami

Jam biologis tetap jalan seperti biasa, cuek pada angka di kalender. Tidak ada notifikasi internal, tidak ada update sistem. Tidak ada tombol reset yang ditekan saat hitungan mundur.

Di awal tahun, banyak orang berharap agar punya ”tubuh baru”. Resolusi pun muncul dengan penuh percaya diri: lebih rajin olahraga, lebih disiplin jaga makan, dan lebih peduli kesehatan. Semuanya terdengar logis dan niatnya baik. 

Masalahnya, tubuh bekerja dengan cara yang jauh lebih jujur dan tidak bisa diajak drama. Ia tidak berubah hanya karena kalender berganti. Tubuh berubah karena kebiasaan yang diulang, bukan karena vibes tahun baru. Apa yang bolong sepanjang tahun lalu tentu tidak bisa langsung tertutup hanya karena suasana Januari.

BACA JUGA:5 Manfaat Utama Buah Delima yang Bikin Tubuh Lebih Sehat dari Dalam

BACA JUGA:Minum Air Putih Hangat di Pagi Hari Bikin Tubuh Lebih Sehat, Begini Prosesnya!

Malam tahun baru justru sering jadi momen ketika tubuh kerja lembur. Bergadang sampai larut, kurang tidur, makan manis dan berlemak tanpa mikir, plus minim gerak, paket epik yang hampir selalu kejadian tiap tahun. 

Dari luar terlihat seru tawa, musik, kembang api, dan foto-foto bahagia. Dari dalam, tubuh lagi sibuk beres-beres. Sistem saraf dipaksa tetap melek, hormon stres naik pelan-pelan, dan jam tubuh jadi tidak karuan tanpa disadari.

Masuk 1 Januari, tubuh sebenarnya masih butuh waktu buat pulih. Tapi, ya begitu, sebagian orang langsung gas. Ada yang jalan pagi keliling kompleks, ada yang joging ringan, ada juga yang stretching sambil sok produktif. 

BACA JUGA:Jarang Diketahui, Simak 7 Khasiat Ubi Yakon yang Bagus untuk Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: