Gathering bersama Media, ITS Paparkan Inovasi Riset, Sistem Seleksi Golden Ticket, dan Beasiswa
Peserta Media Gathering menerima informasi mengenai inovasi riset, beasiswa, hingga sistem seleksi golden ticket pada 31 Februari 202t6 di Solo, Jawa Tengah. - UKP ITS -

BAMBANG PRAMUJATI memaparkan prestasi Instistut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di Mahalaya The Legacy Hotel. - UKP ITS -
“Saat ini, ITS menggelontorkan dana sebanyak Rp83 miliar untuk riset. Riset tersebut ditargetkan untuk merancang beragam produk inovasi yang berdampak bagi masyarakat,” jelas lulusan Teknik Mesin ITS itu.
Penelitian tidak lagi hanya mengejar kuantitas, melainkan kualitas implementasi agar riset tersebut bisa dirasakan manfaatnya.
BACA JUGA:Canggihnya VertiCrab, Sistem Apartemen Berbasis IoT pada Budidaya Kepiting Karya Mahasiswa ITS
BACA JUGA:PW IKA ITS Jatim Dorong Penanganan Banjir Bandang Sumatra Jadi Bencana Nasional
Saat pertemuan itu berlangsung, pimpinan fakultas memperkenalkan diri dan inovasi terbaru dari riset dosen maupun mahasiswa. Salah satu contohnya adalah inovasi cetakan tengkorak dari Fakultas Kedokteran (FK) ITS.
“Inovasi ini berguna untuk menutup bagian tengkorak pasien saat operasi cranioplasty. Biasanya, pasien harus menunggu lama karena bahannya impor. Kali ini, produk inovasi ini sudah bisa dibuat di Indonesia dan dipakai di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) Surabaya. Pengobatannya bisa pakai BPJS,” urai Prof. Dr. I Ketut Eddy Purnama, ST., MT selaku perwakilan dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ITS.
Selain fokus pada riset, ITS juga terus berkomitmen dalam membuka kesempatan bagi putra dan putri di Indonesia agar bisa melanjutkan kuliah dengan jalur prestasi.
BACA JUGA:Housing Strategy, Inovasi Mahasiswa ITS Tekan Emisi Karbon di Gedung Perkantoran
BACA JUGA:Mahasiswa ITS Ciptakan Inovasi Kapal Ropax Pintar, Sabet Juara 1 Kontes Kapal Indonesia 2025
Salah satunya adalah melalui program Golden Ticket yang dibuka pada 16 Desember 2025-12 Januari 2026. Golden ticket tersebut hanya berlaku pada pilihan pertama.
Pendaftar Golden Ticket adalah pelajar berprestasi di cabang olahraga, konten kreator yang aktif, memiliki bisnis yang dibangun sendiri, serta Ketua OSIS. “Dengan adanya prestasi itu, peserta bisa melanjutkan pendidikan di ITS tanpa adanya pertimbangan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) SNBP,” ujar Bambang.
Meski begitu, tetap ada seleksi khusus yang disesuaikan dengan latar belakang mereka dan beberapa persyaratan bagi penerima Golden Ticket. Pemenang adalah siswa eligible dan memenuhi persyaratan SNBP 2026, memiliki prestasi sesuai kategori Golden Ticket, serta mempunyai akun myITS Admission.
ITS juga berupaya agar Golden Ticket bersifat inklusif, dengan harapan ada perwakilan dari semua kabupaten di seluruh Indonesia yang bisa berkuliah. ITS pun bekerja sama dengan kepala dinas pendidikan dan memetakan sekolah-sekolah unggulan untuk menjaring pendaftar Golden Ticket.
BACA JUGA:ITSprovement Jadi Ajang Inovasi Tendik ITS Rancang Teknologi Serbaguna di Kampus
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: