Cerita Dari Rusia (1): Suzdal, Cermin Peradaban Lampau
Delman khas Rusia berjalan di depan latar Suzdal, Kremlin, museum raksasa yang menyimpan sejarah peradaban lampau.-@ccesar_v-Instagram
Baju tebal, coat, sarung tangan, syal, kaus kaki tebal, pakaian rangkap-rangkap. Masih tak cukup melawan gigil.
Akhirnya kami sampai di Hotel Moskow Krasnoselskaya. Letaknya di pinggiran Kota Moskow. Kami beristirahat di kamar masing-masing. Menyalakan pemanas ruangan. Bergegas tidur. Karena esok, pukul 8 pagi, kami berangkat ke Kota Suzdal.
BACA JUGA:Hong Kong WinterFest, Sambut Musim Dingin, Seluruh Kota jadi Taman Bermain Raksasa
BACA JUGA:Buka Sementara, Gedung Singa Sajikan Immersive Experience Sejarah Karya Maestro Arsitek H.P. Berlage
Itu merupakan kota tua yang termasuk di dalam Golden Ring atau kluster kota tua. Kota itulah yang membentuk peradaban Rusia hingga kini. Perjalanan menghabiskan waktu sekitar 3 jam dari Moskow.
Sangat spektakuler. Kami melewati highway Rusia yang cukup unik. Hingga melihat panorama kota Suzdal. Bak melihat Kota Lama Surabaya. Namun, dengan ukuran yang lebih besar.
Tiba di areal Suzdal Kremlin, saya disuguhkan panorama yang luar biasa. Diiringi dengan dinginnya suhu udara saat itu. Mencapai satu derajat. Kota itu dikelilingi benteng bukit alam.
Di dalamnya terdapat kompleks yang terdiri atas Katedral Nativity, Istana Episcopal, Gereja St. Nicholas dengan menara atap tenda, dan Gereja St. Nicholas yang terbuat dari kayu.

Siang hari di Suzdal. Kota itu dikenal sebagai wisata sejarah di Rusia.-Probo Darono Yakti-
BACA JUGA:MINGYU dan VERNON SEVENTEEN Jelajahi Pesona Malam Pelabuhan Hong Kong
BACA JUGA:Pesona Bukit Sikunir dan Kawah Sikidang di Pegunungan Dieng
Kompleks pusat pemerintahan itu dibangun pada abad ke-10 Masehi atau tahun 900an. Yakni saat Rusia berada pada era Kievan Rus.
Selanjutnya, kami diberi waktu oleh panitia ke sebuah tempat berupa gedung beratap hijau. Namanya Torgovyye Ryady (semacam pasar suvenir). Di sana, kami berbelanja di beberapa kios.
Di depan pasar itu terdapat Gereja Kazan berkubah emas. Kemudian kami berkunjung ke Biara Spaso-Evfimiev, sebuah biara yang dibangun 1352.
Sekelilingnya dilapisi oleh tembok bata merah tinggi. Membuatnya menjadi benteng kuat di Kota Suzdal. Fungsinya untuk melindungi kota tersebut dari serangan dari luar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: harian disway