Peran Orang Tua dalam Pengawasan Digital dan Kejahatan Siber pada Anak

Peran Orang Tua dalam Pengawasan Digital dan Kejahatan Siber pada Anak

ILUSTRASI Peran Orang Tua dalam Pengawasan Digital dan Kejahatan Siber pada Anak.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Hal tersebut dapat dilakukan dengan kampanye di berbagai platform media sosial. Pemerintah juga dapat memperbanyak kanal-kanal resmi pemerintah untuk mengonter akun-akun kejahatan siber. 

Kedua, orang tua berperan dalam melakukan perlawanan dengan cara menetapkan batasan dalam penggunaan gawai di kalangan anak-anak, baik dari segi intensitas maupun konten. 

Orang tua dapat menerapkan praktik sosial seperti mendampingi anak-anak ketika bermain gawai, mengajak anak berinteraksi saat bermain gawai, seperti apa yang sedang ditonton atau game yang dimainkan anak-anak. 

Secara berkala orang tua melacak history tontonan anak serta menghapus history konten atau game yang dirasa tidak layak. 

Orang tua juga sebaiknya tidak perlu mengunggah dan berbagi aktivitas serta foto-foto anak di berbagai platform. Itu merupakan bentuk perlawanan nomadik yang dapat dilakukan orang tua untuk menghindarkan anak-anak dari sensor algoritmik. (*)

*) Ratna Azis Prasetyo, dosen sosiologi kejahatan, FISIP, Universitas Airlangga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: