Bayang-Bayang Jeffrey Epstein yang Terus Menghantui Pesohor: Bill Gates pun Minta Maaf

Bayang-Bayang Jeffrey Epstein yang Terus Menghantui Pesohor: Bill Gates pun Minta Maaf

FILE EPSTEIN yang menunjukkan tiga orang berpengaruh di Amerika Serikat. Mereka adala, dari kiri, Michael Jackson, Bill Clinton, dan Diana Ross.-Handout-US Departement of Justice-AFP-

Di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump kembali meminta publik “move on” dari skandal Epstein. “Tidak ada apa-apa tentang saya selain bahwa itu konspirasi terhadap saya. Secara harfiah. Pelakunya adalah oleh Epstein dan orang-orang lain. Tapi saya pikir sudah waktunya negara ini beralih ke hal lain, seperti layanan kesehatan atau sesuatu yang benar-benar dipedulikan orang,” kata Trump seperti dikutip kantor berita Agence France-Presse, Kamis, 5 Februari 2026. 

BACA JUGA:Bill dan Hillary Clinton Turut Akan Beri Kesaksian dalam Kasus Epstein

BACA JUGA:Dokumen Penting Terkait Jeffrey Epstein Terungkap, Ada Keterlibatan Dua Mantan Presiden AS

Kata Trump, kasus Epstein tidak ada kaitannya dengan Partai Republik. ’’Ini masalah Demokrat,’’ tegasnya.

Tentu, yang disentil Trump adalah sorotan ke keluarga Clinton. ’’Memalukan,’’ cetusnya.

Trump juga enggan menyebut nama sekutunya yang muncul di dalam berkas. Termasuk Menteri Perdagangan Howard Lutnick dan miliarder Elon Musk.

Memang, tak ada tuduhan pidana terhadap Trump maupun Bill dan Hillary Clinton terkait aktivitas Epstein. Namun, rilis dokumen tetap berimplikasi politis. Bill dan Hillary Clinton dijadwalkan memberi kesaksian di Kongres pada 26–27 Februari 2026.

Di saat yang sama, pemerintah AS sempat menghadapi protes. Sebab, sejumlah nama muncul tanpa disunting. Seorang hakim federal juga membatalkan sidang yang dijadwalkan Rabu, 4 Februari 2026. Jaksa Agung AS Pam Bondi menyebut dokumen yang diminta korban atau kuasa hukum telah ditarik untuk disunting ulang.


DOKUMENTASI FOTO yang menunjukkan Bill Gates dengan seorang perempuan yang identitasnya dirahasiakan. Foto itu ditemukan dalam file milik Jeffrey Epstein.-House oversight Democratics-AFP-

Gelombang Epstein juga melintasi Atlantik. Peter Mandelson, mantan duta besar Inggris untuk Washington dan figur politik yang kerap dijuluki “Prince of Darkness”, mengundurkan diri dari House of Lords. Polisi Inggris menyatakan sedang menyelidiki dugaan “pelanggaran jabatan publik.”

Berkas yang dirilis menunjukkan bahwa pada 2009, saat menjabat menteri bisnis, Mandelson meneruskan ringkasan ekonomi kepada Epstein yang ditujukan untuk Perdana Menteri Gordon Brown. Tercatat pula dugaan transfer USD 75.000 dalam tiga kali pembayaran dari Epstein ke rekening yang terkait dengan Mandelson pada 2003–2004.

Skandal itu juga mengguncang keluarga kerajaan Inggris. Polisi sedang menyelidiki klaim seorang perempuan yang mengaku diperdagangkan ke Inggris untuk pertemuan seksual dengan Pangeran Andrew. Anda sudah tahu, Andrew dicabut gelar kerajaannya pada Oktober 2026. 

Foto dalam berkas terbaru memperlihatkan Andrew berlutut dengan posisi merangkak di atas seorang perempuan yang terbaring. Mantan istri Andrew, Sarah Ferguson, turut terseret. Yayasannya, Sarah’s Trust, langsung tutup.

AFP mengingatkan, tercantumnya nama seseorang dalam berkas Epstein tidak otomatis berarti keterlibatan pidana. Namun, dokumen-dokumen itu menelanjangi jejaring relasi Epstein dengan figur-figur yang selama ini kerap meremehkan—bahkan menyangkal—kedekatan tersebut. Bayang-bayang Epstein, nyatanya, belum pergi. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: