PT PAL Indonesia Pimpin Konsolidasi Galangan Kapal Nasional
PT PAL Indonesia ditunjuk sebagai pemimpin konsolidasi galangan kapal nasional.-PT PAL Indonesia-
HARIAN DISWAY - PT PAL Indonesia ditunjuk sebagai lead konsolidasi galangan kapal nasional dipandang sebagai pemicu utama terjadinya multiplier effect ekonomi di Kota Surabaya.
Selain memperkuat kapasitas pertahanan maritim nasional, mandat strategis itu berpotensi mengubah Surabaya menjadi poros industri perkapalan yang menggerakkan rantai nilai manufaktur, logistik, dan tenaga kerja terampil.
Dampak itu juga diperkirakan bisa meluas ke kota-kota lain di Indonesia. Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menegaskan bahwa peran baru perusahaan bukan sekadar simbolis.
BACA JUGA:PT PAL Indonesia Perkenalkan Senjata Laser Portabel
BACA JUGA:KRI Balaputradewa-322, Fregat Rasa Destroyer Karya PT PAL Indonesia
Sebagai lead konsolidasi, PT PAL akan mendorong tumbuhnya industri pendukung. Mulai dari pemasok komponen, pabrikan sub-assembly, penyedia jasa logistik maritim, hingga bengkel dan penyedia layanan teknis.

Kapal Bantu Rumah Sakit KRI Dr Radjiman Wedyodiningrat 992 yang merupakan produk anak bangsa resmi memperkuat TNI AL . Serah terima dilaksanakan pada 15 Agustus 2022 di Graving Dock PT PAL Indonesia. Kapal dengan panjang 124 meter dan berat 7.300 ton ini -Boy Slamet-
"Surabaya akan menjadi titik sentral pergerakan industri maritim nasional, mulai dari manufaktur, rantai pasok, hingga penyerapan tenaga kerja," ujar Kaharuddin dalam keterangan tertulis, Kamis, 12 Februari 2026.
Pernyataan tersebut menegaskan fokus gabungan antara pembangunan kapasitas produksi dan pembentukan ekosistem berbasis kompetensi lokal.
Analisis cepat terhadap implikasi ekonomi menunjukkan dua jalur utama efek pengganda. Pertama, efek langsung melalui peningkatan aktivitas galangan dan permintaan terhadap komponen kapal yang mendorong produksi industri manufaktur komponen.
Kedua, efek tidak langsung yang muncul dari peningkatan kebutuhan jasa logistik, transportasi, penginapan, dan layanan profesional. Semua sektor yang menyuntikkan belanja ke pasar lokal.
Dengan 22 galangan kapal nasional yang akan berada di bawah koordinasi, kesempatan kerja terampil dan semi-terampil diperkirakan meningkat, menurunkan angka pengangguran lokal, dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.
BACA JUGA:Indonesia Bakal Uji Tembak Kapal Selam Tanpa Awak Produksi PT PAL Surabaya Akhir Bulan Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: