Hilangnya Batoto dari Jagat Maya: (I)legalitas Komik di Era Digital

Hilangnya Batoto dari Jagat Maya: (I)legalitas Komik di Era Digital

ILUSTRASI Hilangnya Batoto dari Jagat Maya: (I)legalitas Komik di Era Digital-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Maka itu, kehadiran komunitas scanlations memiliki peran yang signifikan dalam membantu penggemar komik untuk menikmati komik-komik lawas dan komik-komik yang minim publisitas. 

Komunitas scanlations merupakan komunitas yang dibentuk sekelompok penggemar yang dengan sukarela memindai, menerjemahkan, dan mengunggah komik ke forum atau situs komik ilegal. 

Dengan adanya komunitas itu, pembaca dapat memperoleh kesempatan untuk membaca komik yang lebih bervariasi secara digital sekaligus membantu pembaca non-Jepang untuk memahami alur cerita komik menggunakan bahasa yang lain.

Tidak hanya di Jepang, praktik sejenis ditemukan di Korea Selatan dan Tiongkok. Meskipun lebih banyak ditemukan dalam versi digital, tidak berarti komik-komik tersebut terbebas dari ancaman pembajakan.

Dalam beberapa kasus, komik rilisan Korea Selatan atau Tiongkok memerlukan waktu yang lebih banyak untuk diterjemahkan dan dipublikasikan dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya sehingga komik versi terjemahan tidak dapat dirilis secara simultan dengan versi original. 

Bahkan, tidak sedikit dijumpai komik-komik yang sampai saat ini belum diterjemahkan dan dilisensi ke dalam bahasa asing lain. Oleh karena itu, kehadiran komunitas scanlations dianggap membantu penggemar komik Korea Selatan dan Tiongkok agar mampu membaca komik-komik tersebut dalam versi terjemahan. 

Di samping itu, para pembaca komik tidak jarang menemui hambatan dalam mengakses komik digital secara legal. Penyebabnya adalah batasan akses regional yang diterapkan di beberapa komik pada situs-situs tertentu. 

Hal tersebut tentu menyulitkan pembaca komik yang berada di luar batasan akses regional tersebut. Untuk itu, komunitas scanlations berperan dalam memberikan akses lain yang lebih mudah bagi para pembaca komik agar bisa membaca komik yang mereka inginkan. 

KOMPLEKSITAS PEMBAJAKAN KOMIK DI ERA DIGITAL

Pembajakan komik secara digital menghadirkan cara-cara baru dalam distribusi dan konsumsi komik. Dalam hal ini, pembaca secara bebas dapat menikmati komik tanpa menunggu perilisan resmi atau membayar dengan harga penuh. 

Aktivitas itu tidak hanya menyebabkan pelanggaran hukum, tetapi juga menimbulkan masalah moral terkait keadilan, hak kepemilikan, dan tanggung jawab etis konsumen digital.

Pembajakan digital memaksa industri komik untuk beradaptasi dengan menciptakan situs dan aplikasi resmi yang menawarkan sistem koin sebagai bentuk pembayarannya sehingga pembaca dapat memperoleh pengalaman membaca komik dalam bentuk digital secara legal. 

Harga yang dipatok untuk pembelian koin di setiap situs dan aplikasi cukup bervariatif. Bahkan, pembaca dapat merogoh kocek hingga 100 dolar AS atau setara 1,6 juta rupiah untuk pembelian satu paket koin premium agar dapat membaca beberapa bab komik sekaligus.

Sistem koin itu merupakan sebuah cara bagi perusahaan penyedia situs komik legal untuk mendapatkan pemasukan dari para pembaca. Tidak hanya itu, sistem koin juga mendorong pembaca untuk mendukung para komikus secara finansial. 

Sebab, pada beberapa kasus, makin banyak suatu bab komik ”dibeli” menggunakan koin, komikus dari komik tersebut akan mendapatkan pemasukan tambahan atau bonus yang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: