Prabowo Bantah Boros APBN untuk MBG saat Pidato di Forum Bisnis AS, Klaim Hasil Efisiensi
Presiden Prabowo Subianto bantah prgram MBG boroskan APBN.-Instagram Presiden RI-
HARIAN DISWAY – Presiden Prabowo Subianto membantah anggapan bahwa pendanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berasal dari pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sebaliknya, ia justru menegaskan bahwa program MBG didanai oleh hasil efisiensi dan penertiban kebocoran anggaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat berbicara dalam forum Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu, 18 Februari 2026.
BACA JUGA:MBG Tetap Jalan selama Ramadan 2026 dan Libur Lebaran, Ini Jadwalnya!
BACA JUGA:MBG saat Ramadan
"Saya melakukannya dengan menggunakan penghematan yang kami hasilkan dari inefisiensi dan penyalahgunaan uang negara. Dana yang saya selamatkan itu seharusnya bisa hilang menguap karena korupsi," ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan relokasi anggaran ke sektor yang dinilai lebih produktif.
"Jadi, saya dituduh belanja secara serampangan. Tidak, ini adalah relokasi sumber daya," katanya.
Prabowo juga menyebut sejumlah perwakilan Rockefeller Institute datang ke Jakarta untuk mempelajari program MBG.
BACA JUGA:BGN Cetak Rekor, Anggaran MBG Rp32,1 Triliun Cair dalam 1,5 Bulan
BACA JUGA:Prabowo Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Rakyat, Serap Petani hingga Ibu Rumah Tangga
Ia mengungkapkan bahwa tim tersebut menilai MBG sebagai salah satu bentuk investasi terbaik yang dapat dilakukan sebuah negara.
Berdasarkan penelitian yang ia kutip, setiap USD1 yang dibelanjakan untuk makan gratis anak-anak dapat menghasilkan imbal balik sedikitnya USD7, bahkan dalam jangka panjang bisa mencapai 35 kali lipat.
Menurut Prabowo, kini program MBG telah berjalan melalui sekitar 23 ribu dapur di berbagai desa. Setiap dapur mempekerjakan sekitar 50 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: