Pasukan Khusus Cartenz Tangkap Dua DPO KKB di Yahukimo

Pasukan Khusus Cartenz Tangkap Dua DPO KKB di Yahukimo

Ilustrasi penangkapan dua DPO KKB di Yahukimo--disway id

JAKARTA, HARIAN DISWAY- Pasukan Khusus Cartenz berhasil menangkap dua anggota kelompok      kriminal bersenjata (KKB) dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Keduanya diketahui bernama Homi Helka dan Simak Kipka, yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Penangkapan tersebut disebut sebagai bagian dari langkah tegas aparat dalam meredam eskalasi gangguan keamanan yang belakangan meningkat tajam di wilayah Yahukimo.

Aparat menilai kedua buronan itu memiliki peran penting dalam berbagai serangan bersenjata dan aksi teror yang meresahkan masyarakat.

BACA JUGA:Hotman Paris Sebut Tuntutan Mati Fandi Ramadhan Sebagai Bukti Kegagalan Keadilan di Indonesia

BACA JUGA:Bareskrim Geledah Rumah di Surabaya, Usut TPPU Emas Ilegal Rp25,8 Triliun

Homi Helka diduga terlibat dalam pembakaran unit kendaraan Unit Binmas di Jalan Pradiso pada Januari 2025. Selain itu, ia juga disebut berkaitan dengan kasus pembunuhan penambang emas pada April 2025.

Sementara itu, Simak Kapka ditangkap karena diduga berperan dalam aksi pembakaran mobil Mitshubishi Triton milik Kepala Desa Ahmadi di dekat kantor DPRD Yahukimo pada Februari 2026.

Aparat mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga pertengahan Februari 2026, terjadi lonjakan signifikan kasus gangguan ketertiban umum di Yahukimo.

Eskalasi ini disebut semakin memburuk setelah seorang tokoh kelompok bersenjata, Kopi Tua Helka, melarikan diri dari Penjara Wamena pada Februari 2025. Sejak itu situasi di Yakuhimo tidak stabil.

BACA JUGA:Kejaksaan Tetapkan 10 Tersangka Korupsi Tata Kelola Timah, Negara Rugi Rp4,1 Triliun

BACA JUGA:Ivan Kuncoro Bos Valhalla Jadi Terlapor Kasus Penipuan Rp300 Juta

Untuk menekankan pergerakan kelompok bersenjata, Satuan Tugas Perdamaian Cartenz meningkatkan jumlah personel secara signifikan. Pada Januari menambah personel dari sekitar 80 menjadi 150 orang.

Kemudian pada Februari, sebanyak 50 personel tambahan kembali dikerahkan, sehingga total pasukan bertugas di Yahukimo kini mencapai sekitar 250 personel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: