Bacaan Doa Agar Kuat Puasa Bagi Penderita Asam Lambung Kronis Saat Ramadan

Bacaan Doa Agar Kuat Puasa Bagi Penderita Asam Lambung Kronis Saat Ramadan

Menjaga lambung tetap stabil sambil menata niat. Doa menjadi penguat, ikhtiar kesehatan jadi penopang selama berpuasa.-Drazen Zigic-iStockphoto.com

HARIAN DISWAY - Asam lambung kronis sering kambuh tanpa mengenal waktu. Saat orang lain bisa beraktivitas tanpa risiko, sebagian penderita harus lebih waspada terhadap pola makan, jam istirahat, bahkan tingkat stres.

Lebih-lebih saat puasa seperti sekarang. Kondisi lambung yang sensitif bisa menjadi masalah jika tidak diantisipasi dengan tepat.

Ibadah tak semestinya dibayangi rasa cemas berlebihan. Selain menjaga asupan saat sahur dan berbuka, banyak orang memilih memperkuat diri lewat doa agar diberi kesehatan dan kelancaran menjalani puasa.

Karena pada akhirnya, ikhtiar lahir perlu berjalan seiring dengan ikhtiar batin. Di sinilah bacaan doa puasa menjadi bagian penting yang tak terpisahkan dari usaha menjaga tubuh tetap kuat.

BACA JUGA:Keutamaan Berdoa di Bulan Syakban, Bekal Sambut Ramadan 2026

BACA JUGA:Tata Cara Salat Tahajud Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya


BERDOA sebelum berpuasa bagi penderita asam lambung kronis, sebagai ikhtiar menjaga kesehatan dan kekuatan selama menjalankan ibadah.--freepik.com

Berikut bacaan doa yang bisa diamalkan agar diberi kekuatan dan kesehatan saat menjalani puasa, khususnya bagi penderita asam lambung kronis:

1. Doa Niat Puasa

Doa ini dibaca sejak malam hari hingga sebelum fajar sebagai bentuk kesungguhan menjalankan ibadah.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta‘ālā.

Artinya:
Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan karena Allah.

BACA JUGA:Lengkap! Bacaan Niat Ibadah Ramadan: Mulai Sahur, Berbuka, Salat Tarawih, Witir, hingga Zakat

BACA JUGA:Bacaan Niat dan Doa Zakat Fitrah Lengkap Mulai dari Arab, Latin, dan Terjemahan

2. Doa Memohon Kesehatan dan Kekuatan

Doa ini dapat dibaca setelah sahur atau seusai salat, sebagai ikhtiar agar tubuh diberi daya tahan.

اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ صِحَّةً فِي الْجَسَدِ وَقُوَّةً فِي الْعِبَادَةِ

Allāhumma innī as’aluka shihhatan fil jasad wa quwwatan fil ‘ibādah.

Artinya:
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kesehatan pada tubuh dan kekuatan dalam beribadah.


KHUSYUK BERDOA dan berikhtiar membuat penderita asam lambung kronis tetap bisa berpuasa dengan tenang.-Drazen Zigic-iStockphoto.com

BACA JUGA:Doa Kuat Puasa Saat Sahur, Rahasia Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

BACA JUGA:4 Doa Ramadan yang Bisa Diajarkan untuk Anak TK, Bantu Si Kecil Semangat Puasa Setengah Hari

3. Doa Memohon Kesembuhan

Bagi yang memiliki riwayat asam lambung kronis, doa ini bisa diamalkan sebagai bentuk permohonan kesembuhan.

اللّٰهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Allāhumma rabban-nās adzhibil ba’s, isyfi anta asy-syāfī, lā syifā’a illā syifā’uka, syifā’an lā yughādiru saqaman.

Artinya:
Ya Allah Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh. Tiada kesembuhan kecuali dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit.

BACA JUGA:15 Doa Ramadan 2026 Versi Pendek untuk Caption Instagram dan WhatsApp

BACA JUGA:Doa Pembuka Rezeki untuk Pedagang Online dan UMKM, Ramadan Penuh Berkah

Menjalankan ibadah puasa bagi para penderita asam lambung kronis bukan hanya soal kuat-kuatan semata, melainkan soal keseimbangan antara menjaga kondisi tubuh dan meneguhkan niat ibadah. 

Doa menjadi penguat batin, sementara pola makan teratur dan kepatuhan pada anjuran medis menjadi penjaga fisik.

Jika keduanya berjalan beriringan, puasa tak lagi terasa menakutkan. Justru di situlah letak maknanya belajar mengenali batas diri, merawat kesehatan, dan tetap berserah agar setiap ibadah yang dijalani bernilai dan membawa kebaikan (*)

BACA JUGA:Ramadan 2026: IJTI Korda Sidoarjo dan Polresta Sidoarjo Berbagi Takjil Gratis

BACA JUGA:Menyambut 10 Hari Terakhir Ramadan, Berikut Pengertian dan Bacaan Niat Iktikaf di Masjid

*) Mahasiswa Magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, UNTAG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: perumperindo.com