Jawab Trump, Presiden Iran Nyatakan Negaranya Tak Akan Menyerah ke Amerika
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tidak akan menyerah pada Amerika Serikat dan Israel -Iran24-
HARIAN DISWAY - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tidak akan menyerah pada Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Hal ini menjawab pernyataan Presiden AS Donald Trump sebelumnya yang mensyaratkan Iran harus menyerah tanpa syarat (unconditional surrender) jika ingin perang diakhiri.
Perang telah memasuki hari ketujuh atau tepat seminggu sejak serangan AS-Israel ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 lalu.
"Para musuh (AS dan Israel,Red) harus membawa keinginan mereka agar rakyat Iran menyerah tanpa syarat hingga ke liang lahat," tegas Pezeshkian dalam pidato yang disiarkan oleh televisi pemerintah, Press TV.
Pernyataan keras Pezeshkian ini merupakan balasan atas unggahan Donald Trump di platform Truth Social pada hari Jumat.
BACA JUGA:Hari Ketujuh Perang, Iran Lancarkan Operasi Janji Sejati Gelombang 24
BACA JUGA:Trump Wajibkan Iran Menyerah Tanpa Syarat untuk Akhiri Perang
Sebelumnya, Trump secara eksplisit menuntut "penyerahan tanpa syarat" (unconditional surrender) sebagai satu-satunya jalan keluar untuk mengakhiri permusuhan. Trump bahkan menjanjikan pembangunan ekonomi Iran dengan slogan baru "Make Iran Great Again (MIGA!)"

Presiden AS Donald Trump mensyaratkan Iran menyerah tanpa syarat untuk akhiri perang -Andrew Caballero Reynolds/AFP -
Namun dengan syarat Teheran harus patuh dan mengangkat pemimpin baru yang disetujui oleh AS dan Israel. Kepemimpinan baru yang ia sebut sebagai "Pemimpin yang Hebat dan Dapat Diterima."
Menanggapi hal tersebut, Pezeshkian memberikan sinyal bahwa kedaulatan Iran tidak dapat dinegosiasikan. Meski menunjukkan sikap defensif yang kuat, Pezeshkian juga menyampaikan permohonan maaf yang tidak terduga kepada negara-negara tetangga yang terdampak oleh operasi militer Iran baru-baru ini.
BACA JUGA:Rudal Iran Hujani Kota-Kota di Israel, Kerusakan Meluas Saat Sishanud Kewalahan
BACA JUGA:Konflik AS–Israel dan Iran Memanas, Kemlu Pastikan WNI Aman Meski Ada yang Terdampar
"Saya meminta maaf... kepada negara-negara tetangga yang terkena dampak serangan dari Iran," ujar Pezeshkian. Ia menegaskan bahwa Iran tidak memiliki ambisi untuk melakukan invasi. "Kami tidak memiliki niat untuk menyerang negara lain, kecuali jika kami diserang dari wilayah tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: