Pelabuhan Ulee Lheue Dipadati Wisatawan Saat Idulfitri, Tanda Aceh Bangkit Mulai Bangkit
Wisatawan tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, usai menyeberang dari Sabang, menandai meningkatnya arus kunjungan saat momen Lebaran.-Bakom RI-
HARIAN DISWAY – Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, mulai dipadati wisatawan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan penumpang ini menjadi tanda pulihnya aktivitas masyarakat Aceh setelah bencana yang terjadi pada akhir 2025.
Ratusan kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga mobil pribadi, terlihat memenuhi area pelabuhan. Sebagian besar wisatawan hendak menyeberang ke Kota Sabang, baik untuk berlibur maupun bersilaturahmi dengan keluarga.
Peningkatan jumlah penumpang sudah terasa dalam beberapa hari terakhir. Arus penyeberangan dari Banda Aceh menuju Sabang maupun sebaliknya mengalami kenaikan signifikan, seiring momentum libur Lebaran.
Kepala UPTD Wilayah I Pelabuhan Penyeberangan Dinas Perhubungan Aceh, Husaini Jamil, menyebutkan frekuensi pelayaran ditambah untuk mengakomodasi lonjakan tersebut.
BACA JUGA:Potret Prabowo Salat Id dan Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat Aceh Tamiang
BACA JUGA:Isu Kelangkaan BBM Akibat Konflik Timur Tengah Bikin Resah, SPBU di Aceh Diserbu Warga
Kapal cepat melayani hingga empat perjalanan per hari dari masing-masing pelabuhan, sementara kapal ferry beroperasi lima kali sehari.
“Mudah-mudahan berjalan lancar dan memberikan kenyamanan pelayanan yang terukur terhadap tamu-tamu yang datang, khususnya di Pelabuhan Ulee Lheue yang akan menyeberang ke Sabang,” kata Husaini, dikutip Rabu, 25 Maret 2026.

Kepala UPTD Wilayah l Pelabuhan Aceh, Husaini Jamil, menyampaikan kesiapan layanan penyeberangan dan aspek keselamatan menghadapi lonjakan penumpang Idulfitri 2026.-Bakom RI-
Menurutnya, mayoritas penumpang merupakan wisatawan domestik yang datang dari berbagai daerah, baik dalam maupun luar Aceh. Kondisi ini sekaligus menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur panjang.
Pihak pelabuhan memastikan kesiapan layanan untuk menghadapi lonjakan penumpang. Penataan area parkir hingga pengaturan jadwal keberangkatan kapal telah disiapkan agar arus penyeberangan tetap tertib dan lancar.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2026 Tembus 2 Juta Kendaraan, Jakarta Makin Padat
BACA JUGA:Pemerintah Imbau Masyarakat WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Sementara itu, General Manager PT ASDP Banda Aceh, Andri Setiawan, menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Meski jumlah penumpang meningkat, standar keamanan tidak dikurangi.
“Untuk menambah jumlah alat keselamatan berupa life jacket di atas kapal, kami sudah menyiapkan 150 sampai 200 life jacket yang akan kami sebar ke tiga kapal,” kata Andri.
Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna menjaga kelancaran operasional. Dengan kesiapan tersebut, diharapkan arus penyeberangan selama Lebaran dapat berjalan aman, nyaman, dan terkendali.(*)
*)Peserta Magang dari Universitas Airlangga
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: