Masuk Agenda RUPS, Irwan Hidayat Disiapkan Kembali Pimpin Sido Muncul
Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menceritakan rencana yang akan dilakukan apabila RUPS menyetujui usulan dirinya menjabat kembali sebagai CEO-Dokumentasi Sido Muncul-
JAKARTA, HARIAN DISWAY - Di sebuah ruang konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis siang itu, 26 Maret 2026, suasana terasa berbeda. Bukan sekadar paparan kinerja atau agenda korporasi biasa.
Ada semacam energi yang lebih dalam tentang tanggung jawab dan sebuah estafet panjang yang tak boleh terputus. Di tengah ruangan, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat berdiri tenang, namun kata-katanya menyiratkan sebuah tekad besar.
PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) tengah bersiap menggelar RUPS di Semarang pada 9 April 2026. Salah satu agendanya adalah rencana mengukuhkan kembali Irwan sebagai Direktur Utama atau CEO.
Jika disetujui, ini akan menjadi kali kedua Irwan menjabat sebagai CEO. Irwan sebelumnya pernah menjabat pada 18 Desember 2013 hingga 17 Mei 2016.
BACA JUGA:Ramadan Berbagi, Sido Muncul Santuni 1.000 Anak Yatim di Jakarta

Irwan bersama jajaran pimpinan Sido Muncul saat Konferensi Pers-Dokumentasi Sido Muncul-
Setelah itu, posisi tersebut dilanjutkan oleh Jonatha Sofjan Hidajat (2016–2018). Kemudian digantikan David Hidayat sejak 17 Mei 2018 hingga 2026.
Bagi Irwan, jabatan ini bukan soal posisi. Ini soal waktu yang tersisa untuk menyiapkan masa depan.
“Sebagai yang paling senior di generasi ketiga, saya akan menjadi CEO terakhir dari generasi ini,” ujarnya.
Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi menyimpan makna yang dalam, Ia sedang menyiapkan panggung bagi generasi keempat keluarga Hidayat.
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pemilik Sido Muncul Irwan Hidayat: Si Sheng You Ming, Fu Gui zai Tian
BACA JUGA:Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Tiongkok, Bahas Stabilitas Kawasan dan Kerja Sama Strategis
Sido Muncul bukan sekadar perusahaan jamu. Sido Muncul adalah cerita panjang tentang ketekunan, nilai keluarga, dan adaptasi terhadap zaman.
Irwan memahami betul, transisi kepemimpinan bukan hanya soal pergantian nama di struktur organisasi. Lebih dari itu, ini adalah upaya menjaga ruh perusahaan agar tetap hidup di tengah perubahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: