Airlangga Diplomacy Forum Bahas Relevansi Semangat Bandung dalam Diplomasi Afrika

Airlangga Diplomacy Forum Bahas Relevansi Semangat Bandung dalam Diplomasi Afrika

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Mozambik dan Malawi, Kartika Candra Negara, yang memaparkan pengalaman diplomatiknya di kawasan tersebut.-Dok. Panitia-

HARIAN DISWAY - Cakra Studi Global Strategis (CSGS) Universitas Airlangga (Unair) menggelar Airlangga Diplomacy Forum untuk membahas relevansi Semangat Bandung dalam diplomasi kontemporer Afrika, Jumat, 10 April 2026.

Forum akademik ini menghadirkan diplomat, pakar, akademisi, serta mahasiswa untuk berdiskusi mengenai peran nilai historis dalam hubungan internasional modern, khususnya di kawasan Afrika.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Mozambik dan Malawi, Kartika Candra Negara, yang memaparkan pengalaman diplomatiknya di kawasan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Semangat Bandung masih menjadi rujukan penting bagi para pemimpin Afrika dalam membangun kerja sama internasional dan menjaga kedaulatan negara.

BACA JUGA:Unair Kukuhkan 5 Guru Besar Baru, Soroti Hukum Digital hingga Ketahanan Pangan

BACA JUGA:Prof. Bambang Sugeng Ariadi Dikukuhkan sebagai Guru Besar Unair, Soroti Smart Consumer Protection

“Ketika saya terlibat dalam dialog dengan para pejabat di Afrika, mereka kerap menyebut dan membahas Semangat Bandung yang dinaungkan di Konferensi Asia-Afrika,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai yang lahir dari Konferensi Asia-Afrika tetap relevan karena menjadi fondasi perjuangan negara-negara berkembang dalam melawan kolonialisme dan memperjuangkan kemandirian.

Ia menambahkan bahwa Semangat Bandung tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga terus hidup dalam praktik diplomasi modern, khususnya dalam hubungan antara negara-negara Asia dan Afrika.

Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan antara akademisi dan praktisi untuk memahami dinamika geopolitik global melalui perspektif historis dan strategis.


Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Mozambik dan Malawi, Kartika Candra Negara (kanan) menerima cinderamata dari panitia.-Dok. Panitia-

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat peran institusi pendidikan dalam membangun kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya diplomasi dan hubungan internasional yang berbasis nilai.

Cakra Studi Global Strategis sebagai lembaga kajian di bawah Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Airlangga berkomitmen untuk terus menghadirkan diskusi akademik yang mendorong pemahaman teoritis dan praktis dalam bidang hubungan internasional.

Melalui forum ini, diharapkan mahasiswa dan peserta dapat memahami bagaimana nilai historis seperti Semangat Bandung tetap relevan dalam menghadapi tantangan diplomasi global saat ini. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: