Dampak Biofuel pada Mesin Diesel bila Dipakai Terus-menerus
Penggunaan biodiesel seperti B30 hingga B35 pada kendaraan diesel semakin luas, namun perlu perhatian pada dampak jangka panjang mesin--Freepik
HARIAN DISWAY - Penggunaan biofuel sebagai campuran bahan bakar diesel semakin meluas di Indonesia. Terutama melalui program B30 hingga B35 yang didorong pemerintah.
Langkah itu bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Sekaligus menekan emisi karbon.
Namun di balik manfaat tersebut, muncul pertanyaan penting. Yakni mengenai dampak penggunaan biofuel. Apalagi jika dipakai terus-menerus terhadap mesin diesel.
Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, biodiesel memiliki kandungan oksigen lebih tinggi dibandingkan solar konvensional.
BACA JUGA:Efek Campur BBM Pertamina dan BBM Swasta pada Mesin Motor Injeksi 2026
BACA JUGA:Perbandingan BBM Shell vs BP vs Vivo untuk Ruang Bakar Mesin
Hal itu membuat proses pembakaran menjadi lebih sempurna. Sehingga emisi gas buang seperti karbon monoksida dan partikulat dapat berkurang. Dari sisi lingkungan, biofuel jelas menjadi pilihan yang lebih bersih.
Kelebihan dan Kekurangan Biofuel

Penggunaan biofuel dalam jangka panjang dapat memengaruhi komponen seperti filter bahan bakar dan injektor jika tidak dirawat dengan baik--Freepik
Penggunaan jangka panjang tidak lepas dari sejumlah konsekuensi teknis. Biofuel memiliki sifat higroskopis atau mudah menyerap air. Yang dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme di dalam tangki bahan bakar.
Kondisi itu berpotensi menimbulkan endapan yang dapat menyumbat filter bahan bakar. Lalu mengganggu aliran ke mesin.
Selain itu, biofuel juga memiliki kemampuan sebagai pelarut yang lebih kuat dibandingkan solar biasa. Dalam penggunaan jangka panjang, bahan bakar itu dapat membersihkan kerak atau kotoran lama di dalam tangki. Juga saluran bahan bakar.
BACA JUGA:Cara Membersihkan Filter Motor Sendiri di Rumah: Bikin Tarikan Enteng dan Irit BBM 2026
BACA JUGA:Perbedaan Oktan BBM dan Dampaknya ke Mesin, Jangan Salah Pilih!
Meski terdengar positif, kotoran yang terlepas justru bisa terbawa ke sistem injeksi dan menyebabkan penyumbatan jika tidak diimbangi dengan perawatan rutin.
Manfaat Biofuel dalam Biodesel
Biofuel memberikan manfaat dalam hal pelumasan mesin. Kandungan alami dalam biodiesel mampu meningkatkan daya pelumas. Sehingga mengurangi gesekan antar komponen.
Efek itu dapat membantu memperpanjang umur komponen. Seperti pompa bahan bakar dan injektor, selama penggunaannya sesuai dengan spesifikasi kendaraan.
Meski demikian, tidak semua mesin diesel dirancang untuk menerima biofuel dalam kadar tinggi. Kendaraan keluaran lama berpotensi mengalami masalah. Terutama pada komponen karet atau seal yang tidak kompatibel dengan biodiesel.
BACA JUGA:Dinas ESDM Jatim Gencarkan Edukasi Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran
BACA JUGA:Jangan Panik! Pj Gubernur Jatim Jamin Stok BBM dan Elpiji Aman Selama Ramadan Hingga Lebaran
Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk mengikuti rekomendasi pabrikan terkait campuran bahan bakar yang aman.
Dengan demikian, penggunaan biofuel secara terus-menerus sebenarnya tetap aman. Asalkan diimbangi dengan perawatan berkala. Seperti penggantian filter bahan bakar dan pengecekan sistem injeksi.
Biofuel bukanlah ancaman. Melainkan alternatif bahan bakar yang lebih bersih. Selama digunakan dengan bijak dan sesuai standar. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: beberapa sumber